Bernas.id ? Misi untuk mencari tempat hunian baru di luar Bumi masih terus berlanjut. Planet Mars yang berjarak tidak jauh dari Bumi menjadi salah satu tempat yang dilirik jika manusia pada akhirnya benar-benar mendirikan koloni di luar angkasa.
Keberadaan air menjadi salah satu faktor utama yang menentukan apakah suatu lokasi layak untuk dihuni. Baru-baru ini, wahana pengamat Mars milik NASA berhasil menemukan adanya cadangan es berjumlah besar di bawah lapisan permukaan Mars. Keberadaan cadangan es tersebut terungkap setelah terjadinya erosi di permukaan Mars.
Menurut tim astronom yang dipimpin oleh Colin Dundas, cadangan es tadi ada pada kedalaman satu meter dan terbentang hingga sedalam 100 meter. Wacana kalau lapisan es tersebut bisa ditambang dan diolah oleh manusia pun muncul. Ada delapan lokasi berbeda yang diketahui memiliki cadangan es tersebut.
?Pada Mars, jika anda menemukan sesuatu yang menyilaukan, maka itu biasanya menandakan es,? kata ilmuwan Richard Zurek selaku ketua Program Mars di NASA. ?Pembacaan spektrometer kami menunjukkan kalau ini memang benar-benar air beku dan bukan sekedar tanah yang dilapisi es.?
Penelitian sampel es itu sendiri masih sulit untuk dilakukan. Pasalnya wahana penjelajah permukaan Mars yang dimiliki oleh manusia baru bisa melakukan pengeboran hingga sedalam beberapa sentimeter. Namun pada tahun 2020 mendatang, lembaga antariksa ESA yang berbasis di Eropa berencana meluncurkan wahana yang bisa mengebor hingga sedalam 2 meter.
Para ilmuwan juga belum sepenuhnya yakin kalau cadangan es tersebut bisa benar-benar digunakan oleh manusia jika koloni di Mars benar-benar didirikan. Pasalnya semua lokasi tempat ditemukannya cadangan es ini berada di kawasan yang suhu minimumnya amat rendah.
