Bernas.id – Pernah kebayang tidak pada saat kita masih bayi kita sering melakukan apa? Ingatan itu sudah hilang ditelan zaman. Bayi menurut KBBI anak yang belum lama lahir. Sangat baru sekali menghirup udara di muka bumi. Ketika kita melihat bayi yang lahir maka yang kita rasakan hanya tangisan, pernah kebayang bagaimana tangisan kita? apakah langsung nangis kencang atau perlahan lalu kencang?
Melihat bayi tersenyum seakan-akan merekahkan paru-paru kita, responden pikiran langsung menaikkan adrenalin sehingga menyambungkan kenyamanan dan menggairahkan, itu ketika melihat bayi sedang tersenyum. Bayi sendiri merasakan senyuman itu tidak? Apakah bayi akan langsung minta swafoto ketika orang lain asik swafoto dengan kamera handphone-nya?
Ada hal yang tidak bisa dipungkiri saat bayi sedang melakukan interasksi, seperti yang diungkapkan oleh Wowfakta yang mengutif dari Okezone.com, bahwasanya bayi mampu mengingat siapa kedua orang tuanya, atau harus mengatakan ?tolong? sebelum meminta sesuatu. Hal ini disebut memori semantik. Dalam KBBI, memori semantik mempunyai arti memori yang berkaitan dengan pengetahuan faktual yang dimiliki oleh seseorang tanpa ada perasaan pribadi yang dimiliki oleh seseorang tanpa ada perasaan pribadi atau sejarah yang menyertainya.
Fenomena ini sangat menarik, berkat keagungan Allah swt bayi bisa hidup dan bertahan berkat asuhan dari orang tuanya. Dari pertumbuhan itulah bayi mulai bisa mendengarkan dan menyimak sehingga bisa meniru gaya bahasa, dan cenderung akan mengingat hal yang sering kita lakukan sehari-hari. Kegiatan positif akan membuat gairah bayi, maka jangan sesekali kita membuat kesalahan dengan bayi.
Lakukan hal yang indah supaya bayi merasakan ketentraman jiwanya, kedekatan dan asuhan orangtua akan sangat mempengaruhi bayi. Ha-hal yang mempengaruhi bayi untuk mengedepankan kenyamanan bisa dilakukan dengan melantunkan wirid atau asma Allah swt. Rawatlah bayi penuh cinta karena Allah.
