Bernas.id – Dilansir dari kumparan yang dikutip dari Medical News Today, baru-baru ini terdapat sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California, Los Angeles, bahwa berjalan kaki bisa menjaga kesehatan otak serta mendukung ketahanan fungsi kognitif otak secara keseluruhan.
Penelitian lain yang dilakukan ahli saraf di Harvard Medical School mengemukakan struktur dan fungsi otak berkaitan dengan memori bisa berubah sejalan dengan bertambahnya usia dan seberapa banyak sel otak telah dipakai oleh setiap individu. Pemakaian sel otak berkaitan dengan fungsi kognitif, berpikir, bernalar dan IQ (Intellegence Quotient) manusia.
Betapa pentingnya para pelajar untuk memiliki kesehatan otak yang prima agar bisa menunjang prestasi akademik, non akademik dan kepribadian mereka, maka diperlukan tips khusus untuk menggapai harapan tersebut. Berikut ini ada 7 tips penting untuk meningkatkan sel otak sehingga berdampak terhadap terjaganya kesehatan otak dan menunjang prestasi pelajar :
- Membiasakan berjalan kaki setiap hari sekitar 4000 langkah. Hasil penelitian Siddarth bersama timnya dari University of California, Los Angeles menghasilkan kesimpulan bahwa orang yang membiasakan berjalan kaki sekitar 4000 langkah (memerlukan waktu sekira 15 menit), mempunyai perhatian lebih baik, kemampuan memproses informasi lebih cepat dan memori kerja otak lebih efektif dan efisien. Berjalan kaki secara rutin tiap hari bisa menjaga otak pelajar tetap sehat.
- Melakukan aktivitas fisik. Banyak bukti ilmiah tentang kesehatan otak menyebutkan bahwa melakukan kegiatan aerobik dan fitness yang rutin bisa meningkatkan kesehatan otak, meningkatkan kemampuan nalar dan massa otak. Aerobik dan fitness merupakan kegiatan yang mampu membuat pelajar menjadi lebih bugar dan sehat dengan menjalankan tiga komponen tak terpisah yaitu olahraga, pemenuhan nutrisi yang berimbang serta istirahat yang cukup.
- Mengkonsumsi asupan makanan yang sehat dan bergizi. Hendaknya para pelajar makan dan minum sesuai dengan kebutuhan tubuh. Hindari makan yang mengandung banyak gula, garam dan lemak jenuh tinggi. Lebih baik banyak mengkonsumsi makanan berserat dari sayur, buah dan karbohidrat kompleks. Makanan-makanan tersebut berkontribusi terhadap kesehatan otak pelajar.
- Mengikuti kegiatan sosial. Pelajar yang mampu bersosialisasi dengan lingkungan sekolah dan lingkungan sosial lainnya bisa menghindarkan diri dari kecemasan, stress, meningkatkan rasa nyaman dan meningkatkan kapasitas intelektualnya.
- Melakukan olahraga otak. Pelajar yang bermain alat-alat musik, main catur, mengisi teka teki silang atau puzzle, bermain game merupakan kegiatan yang bisa membuat otak pelajar berolahraga, sehingga bisa meningkatkan kemampuan bernalar, meningkatkan daya ingat, meningkatkan jumlah sel otak.
- Beristirahat dan tidur yang cukup. Istirahat dan tidur yang cukup bisa memulihkan kondisi tubuh yang lelah, membangkitkan mood, meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta bisa menurunkan risiko lupa atau pikun.
- Tidak merokok, minum minuman keras dan mengonsumsi narkoba. Menghindarkan diri dari merokok, minum miras dan mengonsumsi narkoba yang merupakan pemicu terganggunya kesehatan otak dan daya ingat serta fungsi kognitif otak.
Demikian 7 langkah penting untuk menjaga kesehatan otak pelajar. Semoga para pelajar Indonesia bisa membiasakan diri, mengimplementasikannya dalam kehidupan keseharian mereka, sehingga akan berdampak positif terhadap prestasi akademik, non akademik dan kepribadian mereka kini dan di masa yang akan datang.
