Bernas.id – Anak-anak yang memiliki usia dalam masa-masa mengemban pendidikan tingkat SD, SMP, bahkan SMA masa kini sangatlah berbeda dengan waktu dulu. Keadaan ini bisa dikatakan sebagai pemandangan yang menakutkan. Pemandangan seorang anak yang dewasa sebelum waktunya tidaklah sulit untuk ditemukan. Lipstick yang biasanya digunakan perempuan dewasa, kini sudah tercap di bibir anak-anak yang masih menduduki bangku sekolah, tak hanya anak SMA, bahkan anak SD pun sudah berani menggunakannya. Pergaulan murid di sekolah pun tak bisa diremehkan, banyak di antara mereka yang bergabung dengan geng motor yang berdampak negatif untuk masa depan mereka. Selain itu, jumlah murid yang absen setiap harinya pun tidak sedikit. Banyak ditemukan di antara mereka bermain dan cuek terhadap pembelajaran, padahal masih memasuki jam sekolah. Itulah pemandangan menakutkan yang bisa kita jumpai dengan mudahnya di berbagai wilayah yang ada di Indonesia. Hal yang lebih menakutkan lagi yaitu kala rasa hormat terhadap guru yang telah hilang entah ke mana.
Guru adalah seorang teladan yang baik hendaknya dihormati. Namun, kini budi untuk menghormati sang guru seolah hilang. Banyak hal yang menjadi penyebabnya. Hal ini tentu bukan hanya PR untuk guru saja, melainkan berlaku juga untuk para orang tua murid dan juga pemerintah. Pendidikan yang dijadikan sebagai aset penting dalam kemajuan bangsa tentu harus dijalankan dengan penuh positif. Lantas, bagaimana jika pendidikan sudah diacuhkan begitu saja? Hal ini tentu akan menyebabkan aset bangsa pun akan sirna begitu saja. Untuk memecahkan permasalahan tersebut, tentu harus ada evaluasi yang tepat dari berbagai pihak, yakni:
- Guru, hendaknya menciptakan suasana ramah nan harmonis, baik ketika pembelajaran berlangsung atau pun di luar jam pembelajaran.
- Orang tua, hendaknya bijak dalam menghadapi anak-anaknya. Bersikap profesional ketika menghadapi sang anak, meskipun situasi atau pun kondisi Anda sedang runyam penuh masalah. Tetap berikan kehangatan dan kenyamanan pada anak. Jangan sampai kerunyaman yang sedang dirasakan, dilampiaskan pada sang anak.
- Pemerintah, bisa menetapkan secara tegas akan pentingnya pendidikan moral di setiap sekolah. Hal ini karena moral adalah salah satu hal yang sangat penting untuk diterapkan pada sang anak sedini mungkin. Dengan begitu, sang anak mampu menilai baik-buruknya suatu perbuatan/sikap/ akhlak dan sebagainya. Kala sang anak memiliki moral yang baik dan kuat, maka tidak akan ada lagi tindakan-tindakan negatif yang terjadi.
Terbentuknya murid-murid yang kompeten dan bermoral tentu bisa terwujud dengan kerja sama berbagai pihak serta usaha maksimal dalam mewujudkannya. Adapun hal-hal yang terjadi ketika menengok ke belakang biarkan itu menjadi bahan introspeksi untuk menjadi lebih baik.
