Bernas.Id – Pengguna Instagram yang bosan dengan layanan aplikasi tersebut yang semakin hari menjadi semakin mirip dengan Facebook barangkali bisa pindah ke aplikasi baru bernama Vero.
Vero merupakan aplikasi berbagi foto dan video seperti Instagram. Bedanya, Vero memungkinkan berdiskusi lebih banyak tentang musik, film atau buku yang disukai atau tidak disukai. Meskipun Vero telah ada sejak tahun 2015, popularitasnya baru meningkat dalam beberapa hari terakhir. Hal itu berawal dari minat komunitas cosplay yang kemudian kemudian menyebar ke grup-grup online.
Hal lain yang juga banyak dikeluhkan pengguna instagram adalah banyaknya iklan, kerentanan privasi, hingga urutan kronologi pos yang tidak rapi. Hal itu juga membuat banyak pengguna Instagram beralih ke Vero.
Namun, hal ini bukan berarti Instagram akan segera mati. Pasalnya, sebelum Vero telah banyak aplikasi serupa yang mencoba menyaingin Instagram, tetapi kandas di tengah jalan. Sebut saja Ello dan Peach. Mengenai hal itu, analis e-Marketer yang mengkhususkan diri pada media sosial, Debra Aho Williamson berpendapat bahwa perpindahan pengguna dari satu aplikasi ke aplikasi lain adalah hal biasa.
“Pengguna internet, terutama para remahja memang sangat dinamis. Tidak ada di antara mereka yamg akan berhenti pada satu aplikasi saja,” jelasnya sebagaimana dikutip VOA.
Sejak kemunculannya pada 2015 sampai awal 2018, Vero baru digunakan kurang dari 20 ribu pengguna. Namun, menurut CEO Vero, Ayman Hariri, jumlah pengguna Vero meningkat signifikan sejak para pegiat cosplay mulai aktif menggunakan aplikasi itu untuk berbagi foto kostum dan riasan. Hal itu bukan klaim semata. Pasalnya hingga Rabu (7/3) pengguna Vero sudah mencapai 5 juta.
