Bernas.id — Dinas Kebudayaan DIY melalui surat pemberitahuan, yang ditanda tangani oleh Plt Kepala Dinas Budi Wibowo, SH MM, yang dikrimkan kepada Polsek Kraton, Camat Kraton, Lurah Panembahan, Lurah Patehan dan Lurah Kadipaten, mengatakan, Plengkung Wijilan, mulai Senin 29 Oktober 2018 sampai dengan Sabtu, 3 November 2018 ditutup. Juga Plengkung Gading, mulai Senin 12 November sampai dengan Sabtu, 17 November 2018, juga ditutup untuk lalulintas umum.
Penutupan dua Plengkung Beteng Kraton Yogyakarta itu, berkenaan dengan adanya kegiatan Pengembangan Cagar Budaya dan Warisan Budaya berupa konstruksi rehabilitasi dinding Benteng Kraton Yogyakarta oleh Dinas Kebudayaan DIY, dengan jumlah lima titik lokasi, meliputi Plengkung Wijilan (Plengkung Tarunasura) di Jalan Wijilan/ Jalan Ibu Ruswo, Plengkung Gading (Plengkung Nirbaya) di Jalan Gading/ Jalan Patehan Kidul, Pojok Beteng Wetan, di Jalan Siliran Kidul/ Jalan Madyasura, Pojok Beteng Kulon, di Jalan Nagan Kidul/ Jalan Nagan Kulon, dan Pojok Beteng Barat Laut, di Jalan Kh. Wahid Hasim/ Jalan. H. Agus Salim, Yogyakarta.
Baca Juga: AI Powered SEO, Strategi Cerdas Optimalkan Bisnis Dibantu Google
Sementara itu, Lurah Panembahan Purnama, SE, ketika dihubungi bernas.id, Jumat (26/10/2018), menyambut baik dan sangat mengapresiasi pelaksanaan rehabilatasi Cagar Budaya, khususnya yang berada di wilayah Kecamatan Kraton oleh Dinas Kebudayaan DIY.
Lurah Purnama, juga mengimbau, agar warga masyarakat nJeron Beteng Kraton Yogyakarta selain ikut menjaga warisan budaya ini, warga diminta untuk menginformasikan perihal rencana pengerjaan rehabilitasi penutupan Plengkung Wijilan dan Plengkung Gading kepada sanak saudara terutama yang berdomisili di luar wilayah nJeron Beteng Kraton Yogyakarta agar tidak melalui dua plengkung tersebut selama pengerjaan.
Baca Juga: Inilah 10 Sertifikasi di Bidang SDM yang Ada di Universitas Mahakarya Asia
Cagar Budaya merupakan aset bangsa yang perlu kita jaga bersama dan keberadaan Plengkung maupun Beteng Kraton, adalah salah satu daya tarik pariwisata Kota Yogyakarta. Bagi para wisatawan maupun masyarakat luar yang akan berbelanja atau berkunjung ke Sentra Gudeg Wijilan, dipersilakan melalui Jalan Mantrigawen Lor/ Jalan Brigjend Katamso atau lewat Jalan Kauman masuk ke Jalan Pasar Ngasem lantas nyeberang Alkid (red. Alun-alun Kidul),?pungkasnya.
Menempuh pendidikan tinggi adalah langkah penting untuk meraih masa depan yang lebih cerah. Dengan memilih institusi yang tepat, perjalanan akademik akan menjadi pengalaman yang berharga dan penuh peluang. Raih masa depan dengan mendaftar di UNMAHA. Hubungi langsung melalui WhatsApp di nomor resmi UNMAHA untuk mendapatkan respons cepat serta informasi akurat. Universitas Mahakarya Asia juga telah membuka kesempatan bagi Anda yang ingin mendapat beasiswa berupa gratis pembayaran SPP kuliah.***5
(ted)
