YOGYAKARTA, BERNAS.ID — Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama pelaku industri pariwisata DIY, pada tanggal 6 – 10 Maret 2019, mengikuti kegiatan Travel Fair Internationale Tourismus Borse (ITB) Berlin, di Gedung Messe, Berlin, Jerman.
?Kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan capaian target jumlah kunjungan wisatawan ke DIY, khususnya wisatawan dari negara Eropa. Dinas Pariwisata DIY menempati booth Kementrian Pariwisata RI, di Paviliun Indonesia. Dengan mengikutsertakan empat orang travel agency, untuk mengikuti Bussiness Meeting atau B to B sebagai seller,?papar Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, kepada Bernas.id, melalui pesan elektronika, Kamis (7/3/2019).
Pada saat pembukaan, tanggal 6 Maret 2019, pukul 10:00 waktu Berlin, Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya, hadir di Paviliun Indonesia. Paviliun tampak menarik dan unik dengan tampilan both Kapal Pinishi, dengan dekorasi ikonik khas Bali. Menpar juga melakukan kunjungan ke hampir semua desk atau booth, untuk lebih mendekatkan dan mandapat masukan dari peserta pelaku industri peserta ITB berlin, termasuk dari Indonesia.
Menpar bertemu dengan semua pejabat perwakilan dari daerah yang mengikuti kegiatan ITB Berlin. Juga mengundang beberapa mitra dari media, dan airlines, antara lain dari Qatar, Ethihat, serta Turkeys Airlines, guna berdiskusi mengenai peningkatan pariwisata dengan jejaring merjasama dalam bidang pariwisata.
Sementara itu, Dinas Pariwisata DIY bersama dengan pelaku industri lainnya dari seluruh Indonesia, sebanyak 96 pelaku industri yang terdiri dari travel agency dan hotel termasuk dari DIY, menawarkan paket – paket wisata yang dikemas dengan sedemikian menarik sesuai dengan pangsa pasar Eropa.
?Dinas Pariwisata DIY menyiapkan paket wisata 3 days 2 nights, dan 4 days 3 nights untuk paket Eropa yang lebih mengunggulkan heritage yang ada di DIY, namun tidak menutupkemungkinan untuk optional memasukkan paket kunjungan ke destinasi destinasi baru,?terang Singgih Raharjo.
Pada perhelatan Event B to B hari pertama, sebagian besar pengunjung Desk DIY sangat terkesan dan tertarik lebih lanjut untuk mengunjungi DIY. Hal itu tampak dari pembicaraan yang semakin intens terhadap paket wisata yang ditawarkan. Untuk lebih mengoptimalkan promosi potensi wisata dan budaya DIY, Dinas Kebudayaan DIY pun juga berpartisipasi menampilkan tarian di panggung paviliun Indonesia.
?Harapan Dinpar DIY mengikuti kegiatan ITB Berlin, adalah untuk lebih meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan khusunya Eropa yang selama ini menduduki peringkat pertama kunjungan ke DIY, agar menjadi lebih tinggi lagi. Dan meningkatkan Length of Stay (LoS) yang selama ini masih di angka 1,9 hari dapat mencapai target yang telah ditetapkan sebesar 2,3 hari,?pungkasnya. (*/ted)
