YOGYAKARTA, BERNAS.ID — Dinas Pariwisata (Dinpar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali mengikuti pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2019, tanggal 4 – 7 April 2019, di Hall B, Jakarta Convention Center, Jakarta.
Kepala Bidang Pemasaran Dinpar DIY, Marlina Handayani, kepada Bernas.id, Kamis (04/04/2019), melalui pesan elektronik, mengatakan, kegiatan ini merupakan keikutsertaan yang ke 13 kalinya dan secara kontinyu Dinpar DIY mengikuti kegiatan tersebut untuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi wisata di DIY, khususnya wista extreme dan bahari.
?Dinpar DIY kali ini menampilkan wisata extreme Pulau Timang dan Jeep Adventure di Kebun Teh Nglinggo, Kulonprogo. Juga mengikut sertakan para pelaku industri dari ASITA DIY dan pengelola obyek wisata extreme lainnya dari Kabupaten Gunungkidul,?papar Marlina.
Penyelenggaraan DXI 2019 ini diikuti oleh sekitar 200 peserta yang terdiri dari pemerintah, swasta, dan komunitas se-Indonesia. Tujuan diselenggarakan kegiatan untuk lebih memperkenalkan potensi wisata extreem dan wisata bahari yang ada di Indonesia.
Pameran bertemakan “Indonesia yang bersih, Aman, dan Nyaman untuk berwisata”, sebagaimana pesan Presiden RI, untuk tetap menjaga kebersihan dan keindahan laut yang sangat sinergis, sesuai dengan tujuan pelaksanaan event Pameran Deep and Extreme Indonesia (DXI) ke 13, tahun 2019.
Sementara itu, konsep On Line to Off line (O to O), diterapkan oleh pantia sebagai sebuah konsep untuk mempertemukan semua pelaku wisata, agar lebih memberi peluang guna meningkatkan bisnis wisata melalui paket wisata extreme yang semakin banyak peminatnya oleh para wisatawan dari dalam negeri maupun dari manca negara.
?Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pemilihan Duta Penyelam atau Divers 2019. Pada penyelenggaraan kali ini, Dinpar DIY mendapat Award sebagai provinsi yang secara kontinyu mempromosikan wisata Extreme dan Bahari, penghargaa serupa juga diterima oleh daerah lainnya, yaitu Aceh, Gorontalo, dan Wakatobi,?pungkasnya. (ted)
