SLEMAN, BERNAS.ID- Ramai diberitakan, oknum anggota kepolisian yang bertugas sebagai sabhara Polresta Yogyakarta berinisial DP (25) dilaporkan ke Ditreskrimum dan Propam Polda DIY karena telah berbuat tindak kekerasan dan menghamili OKD (28), kekasihnya, warga Trimulyo Sleman.
Akibat tindak kekerasan dan penganiayaan, korban OKD mengalami luka pada bagian mata, pipi, tangan dan kaki. Bahkan, salah satu giginya sampai copot, sampai OKD sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Panti Rapih beberapa hari.
Dalam konferensi pers Senin kemarin (5/8), kuasa hukum OKD, Nasrul Arsyad SH dari LKBH Pandawa Nasrul Arsyad menjelaskan atas peristiwa tersebut korban melaporkan Bripda DP ke Polda DIY pada Jumat (02/08/2019) lalu. DP dilaporkan atas tidak penganiayaan sebagaimana diatur dalam pasal 351 KUHP dan pelanggaran kode etik seperti diatur dalam Perkap Kapolri nomor 14 tahun 2011.
“Kami berharap DP bertanggungjawab atas perbuatannya baik dalam ranah pidana maupun tindakannya dalam perbuatan karena klien kami tengah mengandung,” tutur Nasrul.
Sedangkan, Kabid Humas Polda DIY Kombes Yulianto menegaskan, Polda DIY telah menerima adanya laporan polisi tentang oknum anggota kepolisian yang melakukan kekerasan tersebut. “Untuk saat ini kita sedang melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan maupun saksi-saki,” ucapnya di Mapolda DIY, Selasa 6 Agustus 2019.
Kombes Yulianto menegaskan Polda DIY akan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku. Ia mengatakan jika dalam pemeriksaan, DP melanggar kode etik kepolisian maka akan dilakukan sidang kode etik kepolisian, tapi karena DP dilaporkan dalam pidana umum, nanti Reserse yang akan melaksanakan pemeriksaan. “Jadi, ada dua pemeriksaan yang akan dilakukan oleh DP yakni Propam dan reserse,” lanjut Kombes Yulianto.
Diketahui, OKD mengenal Bripda DP dari temannya setahun lalu, tepatnya pada bulan Agustus 2018. Setelah melalui proses pendekatan, akhirnya mereka memutuskan untuk berpacaran. Selang dua bulan berjalan, Bripda DP mulai menunjukkan perlakuan kasar kepada OKD saat keduanya terlibat cek-cok mulut karena cemburu. Saat ini, OKD diketahui tengah mengandung 2,5 bulan atas perbuatan oknum polisi tersebut. (jat)
