JAYAPURA, BERNAS.ID – Masyarakat Papua yang berada di Jayapura sangat antusias menyaksikan Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2019 yang digelar di Papua, khususnya Jayapura dan Wamena, Rabu (4/9/2019) yang dilaksanakan secara bersamaan.
Antusias warga masyarakat terlihat dengan hadirnya para tokoh adat, tokoh masyarakat, pelajar, dan masyarakat umum yang memadati Baseops Lanud Silas Papare Sentani, Jayapura, Papua tempat latihan penerjunan tentara langit dari Batalyon Infanteri (Yonif) 501 Para Raider Divisi 2 Kostrad dibawah pimpinan Danyon 501 Bajra Yudha, Letkol Inf Risa Wahyu Pudji Setiawan.
Dari siaran pers yang dikeluarkan Puspen TNI, disebutkan, salah seorang warga yang menyaksikan latihan PPRC TNI tersebut mengaku sangat bangga dan kagum akan kehebatan TNI dalam melaksanakan latihan itu. “Bagi kami warga masyarakat sangat bangga dengan adanya latihan PPRC TNI. Karena dengan latihan ini TNI menunjukan kepada masyarakat khususnya di Jayapura ini kalau TNI sangat profesional, sehingga dapat memberikan rasa aman dan mengayomi masyarakat pasca terjadinya demontrasi beberapa waktu lalu yang berujung anarkis dan rusuh,” katanya
Sementara itu, Tokoh Masyarakat dari Kerukunan Keluarga Sulawesi, Drs Tajuddin yang sudah menetap di Jayapura sejak tahun 1970 mengatakan bahwa kehadiran TNI sangat dibutuhkan untuk membuat kondisi masyarakat di Jayapura kembali kondusif.
“Pasca demontrasi beberapa waktu lalu, TNI dan Polri telah menunjukan kepada kita semua sebagai warga masyarakat Jayapura bahwa TNI mampu melindungi, mengayomi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Papua, baik warga pendatang maupun warga setempat,” jelasnya.
Bahkan menurut dia, latihan PPRC TNI ini dapat meningkatkan kemampuan TNI dalam melaksanakan tugasnya, terutama dalam memberikan rasa aman bagi warga masyarakat. “Dengan adanya latihan ini, masyarakat semakin bangga kepada TNI karena telah menunjukan latihan terjun payung dengan sangat profesional,” tambahnya.
Latihan PPRC TNI Tahun 2019 ini disaksikan langsung oleh Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, SIP bersama Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, serta didampingi para pejabat teras Mabes TNI, Mabes Angkatan, dan Mabes Polri. (*/cdr)
