JAKARTA, BERNAS.ID – Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nila F Moeloek didampingi Sekretaris Jenderal Oscar Primadi dan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Krisis Kesehatan Ahmad Yurianto melakukan kunjungan ke Provinsi Riau untuk memastikan penanganan kesehatan bagi penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berjalan baik dan ikut Rapat Terbatas (Ratas) yang dipimpin Presiden Joko Widodo bersama para menteri di antaranya Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar. Ratas di lokasi Karhutla tersebut dalam rangka koordinasi penanganan masalah Karhutla.
Topik yang dibahas dalam Ratas di antaranya terkait pencegahan Karhutla yang harus dilakukan dan didukung oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
Menkes Nila Moeloek menekankan upaya pencegahan harus dimaksimalkan terutama yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat.
“Puskesmas menjadi fasilitas pertama yang siaga melayani warga terdampak Karhutla. Pencegahan sebelum terjadinya hal yang tak diinginkan harus dilakukan terutama bagi masyarakat yang terserang ISPA,” kata Menkes Nila Moeloek dalam rilisnya di Jakarta, Selasa (17/9/2019).
Dari informasi di lokasi, jumlah warga terdampak yang mengeluhkan ISPA dan ditangani oleh tenaga kesehatan di Provinsi Riau sebanyak 16.372 orang.
Menurut Nila Moeloek, Kemenkes telah memberikan bantuan air purifier kepada Dinkes Provinsi Riau. Pemda Riau juga telah menyediakan Rumah Singgah atau Posko Pengungsian Dampak Asap Aula Bawah Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu, pelayanan kesehatan kepada warga di wilayah kerja Dinkes Pelalawan, dan pembagian masker oleh Dinkes Pekanbaru.
Menkes meminta jajaran Dinkes harus siaga menghadapi masalah lingkungan ini. Menkes juga meminta kepala Dinas Kesehatan untuk terbuka dan mempublikasikan upaya bidang kesehatan dalam penanggulangan Karhutla.
“Pemerintah memiliki perangkat untuk mencegah Karhutla yang terjadi di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan,” tutur Menkes Nila Moeloek. (van)
