YOGYA, BERNAS.ID – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan 22 lokasi di DIY yang memiliki keragaman geologi (geodiversity) menjadi Warisan Geologi (geoheritage). Penetapan dilakukan Kamis (21/4/2021) secara daring dari Kantor Gubernur DIY, tepat pada Hari Bumi 2021.
Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam sambutannya secara daring dari Jakarta menyampaikan, perihal geologi kini sudah menjadi trending topic yang bersifat global. DIY juga memiliki puluhan situs geologi yang penting untuk penelitian ilmu kebumian. Selain itu juga merupakan komponen penting untuk membangun daerah secara berkelanjutan.
“Akan menumbuhkan nilai sosial dan ekonomi,” katanya.
Ia menambahkan, dari 20 lokasi yang ditetapkan, 10 merupakan warisan geologi lokal, 9 merupakan warisan geologi nasional, dan 1 merupakan warisan geologi internasional.
Baca juga: Tak Ingin Proses Perizinan Lambat, Kementrian ESDM Luncurkan Apikasi Berbasis Online.
“Seluruh lokasi perlu dilakukan upaya pelestarian dan perlindungan,” katanya.
Sementara itu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan, geoheritage memiliki nilai tinggi yang harus dilindungi dan dilestarikan. Ini penting untuk pengembangan wisata berbasis geologi.
“DIY menerima berkah, karena dari 22 permohonan, yang diterima adalah 20 geosite yang ditetapkan sebagai geoheritage,” katanya.
Menurut Sultan, penerapan ini akan membawa konsekuensi supaya Pemda DIY berkomitmen penuh melestarikan warisan geologi tersebut ke arah pengembangan rintisan Geopark DIY. Dengan demikian keberadaan geoheritage itu diharapkan bisa mengedukasi masyarakat untuk melestarikan dan memanfaatkannya demi perkembangan pariwisata Jogja.
“Berdampak outcome meningkatkan pendapatan masyarakat setempat,” harap Sultan.
Kepala Badan Geologi RI Eko Budi Lelono menjelaskan, Indonesia secara geologis memiliki potensi situs-situs geologi yang sangat kaya. Kawasan DIY menurutnya salah satu yang sangat istimewa, karena memiliki banyak situs geologi yang perlu dilestarikan dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan ilmu pengetahuan.
“Yang kedua digunakan untuk pariwisata, untuk pertumbuhan ekonomi,” katanya.
Oleh karena itu perlu dipastikan, 20 warisan geologis yang sudah ditetapkan diatur dalam aturan tata ruang wilayah oleh Pemda DIY. Ini supaya pemanfaatannya bisa terarah dan terukur.
Baca juga: Melalui Rakerda BPD PHRI DIY Bahas Kemajuan Pariwisata.
Berikut ini daftar 20 Warisan Geologi di DIY:
Kabupaten Kulonprogo
1. Puncak Tebing Kaldera di Suroloyo.
2. Perbukitan Asal Struktur Geologi Widosari.
3. Formasi Nanggulan Eosen Kalibawang.
4. Goa Kiskendo.
5. Mangan Kiripan di Karangsari.
Kabupaten Sleman
1. Kompleks Perbukitan Intrusi di Godean.
2. Kompleks Batuan Merapi Tua Turgo-Plawangan.
3. Aliran Piroklastik Bakalan.
4. Tebing Breksi Piroklastik Purba Sambirejo.
5. Rayapan Tanah Ngelepen.
6. Lava Bantal Berbah.
7. Batu Gamping Eosen.
Kabupaten Bantul
1. Sesar Opak Bukit Mengger.
2. Lava Purba Mangunan.
3. Gumuk Pasir Parangtritis.
Kabupaten Gunungkidul
1. Gunung Ireng Pengkok.
2. Gunungapi Purba Nglangeran.
3. Gunung Genthong Gedangsari.
4. Bloturbasi Kali Ngalang.
5. Gunungapi Purba Siung-Batu Wediombo.
(den)
