Bernas.id – Teleconference kini telah berubah menjadi sarana prioritas dalam komunikasi. Hal dipicu oleh wabah pandemi Covid-19 sehingga banyak lembaga baik pendidikan maupun perusahaan menggunakan jenis teleconference tertentu sebagai solusi komunikasi jarak jauh untuk mengadakan pembelajaran atau rapat.
Sistem telekomunikasi berbasis teleconference adalah komunikasi tidak sebatas menyediakan layanan audio atau video ketika menggunakannya. Fitur komunikasi lain berupa tulisan dan gambar juga tersedia. Kemudahan lain dari adanya layanan video komunikasi online ini dapat diakses menggunakan beberapa perangkat seperti HP atau komputer.
Telekonferensi (teleconference) adalah suatu metode komunikasi yang secara langsung dapat menghubungkan banyak pengguna dalam satu media komunikasi. Media ini harus didukung dengan sistem komunikasi di suatu negara.
Pemanfaatan Teleconference
Tujuan penggunaan teleconference adalah efiensi dalam pendistribusian informasi antar pengguna. Selain dapat menghemat waktu, manfaat layanan video komunikasi grup ini juga akan menghemat biaya operasional perusahaan atau organisasi yang sebelumnya membutuhkan anggaran tertentu.
Di sisi lain, layanan teleconference mampu digunakan sebagai bahan bukti aktivitas. Fitur di dalam layanan video interaktif ini memungkinkan pengguna untuk merekam hasil diskusi atau rapat sehingga suatu saat dapat diputar ulang. Fitur ini tentu dapat memudahkan pengguna lain untuk mempelajari materi layanan komunikasi video ini kembali.
Jenis Teleconference
Teleconference terbagi menjadi 3 jenis yakni konferensi suara (audio conference), konferensi video (video conference), dan konferensi web (web conference). Di antaranya adalah berikut ini.
1. Konferensi Suara (Audio Conference)
Konferensi suara merupakan layanan panggilan konferensi mulai dari dua pengguna atau lebih menggunakan media komunikasi suara. Setiap peserta teleconference ini hanya dapat berkomunikasi menggunakan suara.
Meskipun layanan conference call ini hanya mengandal suara namun juga menawarkan kemudahan tersendiri bagi penggunannya seperti tidak perlu menggunakan alat bantu aplikasi atau media lainnya, dapat digunakan kapan saja, dan tidak membutuhkan koneksi internet. Layanan komunikasi jenis ini cukup menggunakan pulsa untuk mengikuti audio conference.
Agar dapat bergabung dengan audio conference, Anda harus menghubungi nomor tertentu atau penyelenggara konferensi terlebih dahulu. Selain itu, penggunaan teleconference ini umumnya akan dikenakan biaya tambahan khusus bagi penyelenggara konferensi.
Baca juga: Viral Bongkat Video KTP Elektronik: Benarkah Terdapat Chip yang Dapat Melacak Seseorang?
2. Konferensi Video (Video Conference)
Video conference adalah sejenis teknologi yang mampu mentransmisikan suara dan gambar gerak ketika melakukan panggilan atau konferensi. Teknologi komunikasi ini masih menggunakan teknologi jaringan digital terpadu (ISDN) dan jaringan IP melalui internet.
Sayangnya, teknologi video teleconference tidak cukup populer pengguna bagi kalangan tertentu. Alasannya pun bermacam-macam. Secara umum, alasannya adalah masyarakat enggan menggunakan video conference karena mahal. Penggunaannya membutuhkan kuota data internet yang besar yang mana bagi kalangan tertentu, masih terasa membebani.
3. Konferensi Web (Web Conference)
Web conference saat ini lebih dikenal dengan nama webinar. Layanan teleconference ini menggunakan media web untuk menyelenggarakan konferensi baik audio maupun visual (video).
Fitur-fitur yang tersedia pun beragam mulai dari teks, mute, hingga tampilan slide ketika pengguna hanya ingin mendengarkan audio saja. Saat ini web conference menjadi pilihan komunikasi jarak jauh untuk keperluan rapat atau belajar online.
Teknologi ini juga mampu memangkas biaya operasional dibandingkan rapat atau seminar yang dilakukan dalam satu ruangan. Ditambah lagi, terdapat fitur konferensi web yang membuat suasana layanan komunikasi video ini lebih interaktif antara pemateri dan pendengar.
Baca juga: Inilah Program Beasiswa bagi Calon Pengusaha Universitas Mahakarya Asia
Alat Penunjang Teleconference
Keunggulan teleconference memang telah diakui mampu mempermudah proses komunikasi secara kelompok yang dapat diikuti hingga ratusan peserta. Terlepas dari segala kelengkapan fiturnya, penyelenggaraan layanan komunikasi berbasis video ini membutuhkan bantuan beberapa alat penunjang lainnya. Di antaranya adalah:
1. Perangkat (Divice)
Alat komunikasi elektronik menjadi syarat utama agar teleconference dapat dilakukan. Anda harus memiliki perangkat tersebut seperti telepon genggam, smartphone, tablet, atau komputer.
Setiap jenis perangkat menawarkan kemudahan tersendiri bagi pengguna layanan komunikasi video interaktif. Namun, perkembangan saat ini pengguna konferensi via internet melalui laptop atau komputer lebih diminati karena tampilan gambarnya lebih jelas.
2. Perangkat Lunak
Tidak cukup dengan divice semata, layanan komunikasi video online ini memiliki penyedia (provider) yang membuat perangkat lunak (software) sebagai media komunikasinya. Beberapa contoh media teleconference saat ini di antaranya adalah Skype, Zoom, Microsoft Team, dan lain sebagainya. Anda dapat memilihnya sesuai dengan ketentuan penyelenggara layanan ini.
3. Internet
Agar setiap komunikasi online terhubung, Anda akan membutuhkan paket data internet dari penyedia layanan seluler. Di Indonesia sendiri telah memiliki provider layanan ini di antaranya seperti Telkomsel, Indosat, XL, Smartfren, Tri, dan Axis. Setiap provider ini menyediakan paket internet khusus untuk Anda gunakan agar dapat mengikuti teleconference.
4. Perangkat Pendukung Lain
Teleconference akan membutuhkan perangkat lain, tetapi sifatnya opsional. Contohnya, Anda akan membutuhkan headset agar dapat mendengarkan suara konferensi lebih jelas. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan bantuan jaringan wifi untuk menghemat paket kuota internet dibandingkan menggunakan paket internet reguler.
Baca juga: Konektivitas Internet Mudahkan Milenial Akses Teknologi Finansial.
Kelebihan Teleconference
Segala kelebihan yang ditawarkan layanan teleconference tentu akan mampu membantu setiap aktivitas komunikasi dengan efektif tanpa mengenal jarak. Inilah yang menjadi pertimbangan utama layanan konferensi diterima di tengah masyarakat. Di antara kelebihan dari teleconference adalah berikut ini.
- Selain dapat dengan mudah berkomunikasi secara serempak, fitur-fitur yang ada pada layanan teleconference memudahkan pengguna untuk saling berbagi dokumen baik tulisan maupun gambar.
- Mampu menghemat biaya rapat, seminar, dan pertemuan.
- Meningkatkan efisensi waktu komunikasi.
- Dapat digunakan secara bersamaan dan tidak batasan jarak.
- Mudah digunakan dan diakses.
Kelemahan Teleconference
Bagi sebagian orang, layananan komunikasi video interaktif tentu bukan merupakan pilihan yang tepat untuk berkomunikasi. Mereka tentu memiliki pertimbangan khusus yang untuk tidak menggunakan layanan konferensi online yang kekinian ini. Hal ini tentu menjadikan layanan komunikasi konferensi jarak jauh memiliki kekurangan di kalangan masyarakat tertentu. Oleh karena itu, terdapat kelemahan teleconference berikut ini.
- Biaya penggunaan teleconference cukup mahal bagi masyarakat atau organisasi tertentu sehingga belum dapat menggunakannya karena keterbatasan anggaran.
- Alat dan jaringan komunikasi yang sulit didapat di daerah-daerah tertentu.
- Masyarakat yang belum terbiasa melakukan rapat atau pertemuan secara online.
Baca juga: Mau Kuota Internetmu Irit Saat Pandemi, Lakukan Ini!
Setiap teknologi selalu akan membutuhkan pembaharuan secara berkala agar semakin memudahkan penggunanya. Teleconference juga harus didukung dengan sistem jaringan dan pembaharuan fitur agar setiap orang lebih mudah dan murah ketika menggunakannya.
