Liburan tentunya sudah menjadi kebutuhan bagi setiap orang. Setelah sekian lama bergelut dengan kesibukannya sehari-hari, setiap orang membutuhkan waktu khusus untuk menyegarkan tubuh dan pikiran kembali. Namun, banyak yang bingung untuk menentukan jenis liburan staycation ataukah vacation. Untuk menentukan salah satu pilihan liburan tersebut, mari simak penjelasan berikut.
Konsep Liburan Vacation

Pasti kita semua paham, sebelum istilah staycation dikenal semua orang, khalayak umum sudah mengenal konsep liburan ala vacation, sebab dalam bahasa kita sendiri, vacation memiliki arti sebagai liburan. Namun, konteks maknanya adalah liburan dengan mengunjungi tempat baru dalam jangka waktu yang lumayan lama, dan tentunya membutuhkan usaha yang lebih sebelum berlibur.
Dalam vacation, kita wajib mempersiapkan paspor, tiket, itinerary, visa, hingga sewa jasa tour guide bahkan fotografer. Selain memerlukan biaya yang cukup besar, perlengkapan dan barang-barang yang harus kita bawa pun akan lebih banyak.
Ketika kita memilih berlibur ke luar kota tentu membutuhkan sebuah upaya yang besar, tetapi hal tersebut bukanlah hal yang keliru. Kita dapat berlibur dengan cara demikian jika kita memang menginginkan pengalaman dan memori yang indah. Selain itu, kita juga akan mendapatkan banyak wawasan tentang hal-hal baru.
Contohnya, kita berlibur ke sebuah kota atau provinsi yang sangat asing bagi kita. Pasti kita akan menemukan hal unik yang tidak pernah ditemukan di tempat kita tinggal. Baik itu dari budaya yang berupa bahasa, tradisi, kearifan lokal, hingga makanan khasnya. Anda yang berjiwa petualang tentunya akan sangat merasa hidup dengan konsep liburan ala vacation.
Baca juga: Serunya Berkunjung ke Monumen HM Soeharto di Sedayu Jogja
Konsep Liburan Staycation

Kata staycation pada dasarnya merupakan gabungan kata dari stay dan vacation. Dengan kata lain, konsep staycation bermakna sebagai liburan di hotel tanpa harus bepergian ke mana pun, paling-paling hanya jalan-jalan di sekitar area hotel atau penginapan.
Pada umumnya, masyarakat urban memilih staycation karena memiliki aktivitas yang padat sehingga tidak memiliki waktu yang panjang untuk liburan. Kebanyakan akan memilih untuk menginap di hotel yang memiliki fasilitas cukup lengkap. Istilah staycation dikenal dan populer dengan acara liburan yang menginap di hotel ini.
Orang-orang yang kerap memilih staycation biasanya adalah keluarga muda atau pegawai kantoran yang hendak melepaskan beban pikiran sejenak dari rutinitas sehari-hari.

Nah, kata “sejenak” itulah yang menjadi kata kunci dari konsep liburan ini. Berbeda dengan vacation, staycation hanya membutuhkan waktu yang sedikit. Bahkan satu malam pun cukup, sebab orang-orang yang memilih konsep staycation hanya bertujuan untuk menghilangkan rasa penat dan mengajak anak-anaknya liburan tanpa mengorbankan dana yang banyak.
Namun, konsep liburan ini memiliki sedikit kekurangan, yaitu dokumentasi liburan yang terbatas dan kurang variatif, sebab kita hanya memanfaatkan seluruh fasilitas hotel dan kegiatan di dalam ruangan.
Pilih Staycation atau Vacation?

Tentunya tidak fair jika mengatakan jenis liburan yang satu lebih baik daripada jenis liburan lainnya. Sebab setiap orang mempunyai selera masing-masing. Selain itu, kedua jenis liburan tersebut dapat dijalankan dengan menyesuaikan kebutuhan kita. Misalnya begini:
- Kita dapat menjalankan vacation dan mengombinasikannya dengan staycation jika mempunyai waktu liburan yang cukup lama.
- Pilih staycation agar tenaga dan waktu tidak habis di perjalanan, apalagi jika waktu liburan yang dimiliki sangat singkat.
- Pilih staycation jika kita ingin berhemat dan simpel dalam menjalankan liburan.
- Pilih vacation jika kita memiliki budget liburan yang besar dan bertujuan untuk mencari pengalaman baru.
- Pilih vacation jika kita ingin merasakan seni mengurus dan mempersiapkan banyak hal sebelum liburan.
- Sebaliknya, jika kita sangat malas untuk berumit-rumit dengan segala hal sebelum liburan, maka pilihlah staycation.
Baca juga: Cross Reference, Istilah Sandiaga untuk Branding Tebing Breksi
Demikianlah penjelasan mengenai vacation dan staycation. Hal yang terpenting adalah, sesuaikan pula dengan kondisi kesehatan kita, termasuk orang yang kita ajak berlibur. Jika partner liburan kita memiliki daya tahan yang kurang baik, maka lebih cocok untuk menerapkan staycation. Semoga bermanfaat dan memberikan inspirasi!
