JAKARTA, BERNAS.ID – Nussa, seperti layaknya anak usia sekolah dasar, misal sifat rasa paling hebat sendiri dan tak bisa menerima kekalahan dari Joni temannya di sekolah. Ia merasa tidak terima Joni bisa menciptakan roket yang lebih canggih. Nilai yang bisa dipetik, keduanya justru bisa berkolaborasi saat mengikuti kejuaraan lomba roket.
Tentunya masih ada alur cerita lain yang tak hanya melulu soal perlombaan roket. Film ini akan resmi tayang di bioskop mulai 14 Oktober nanti. Animasinya digarap oleh Visinema dan studio animasi The Little Giantz.
Produser Film NUSSA, Anggia Kharisma mengatakan rasa nostalgia ingin ditunjukkannya ke penonton. “Saya berharap nantinya teman-teman dapat merasakan kembali memori dan kenangan ketika kecil,” katanya.
Baca Juga: Membuat Animasi Sederhana dengan Flipbook. Coba, Yuk!
Ia menyebut saat menonton film animasi ini, penonton bisa bernostalgia mengingat masa-masa ketika sedang asyik bermain, bertualang, dan berimajinasi bersama sahabat dekat.
Bony Wirasmono selaku sutradara film NUSSA bercerita bahwa ia dan timnya mengembangkan teknologi animasi baru yang berbeda dari serialnya untuk mengerjakan film ini. “Dalam pengerjaan NUSSA, visual dan teknologi adalah dua hal yang juga sangat diperhatikan oleh saya dan tim. Kami bahkan memperkuat dan mengembangkan beberapa teknologi baru yang berbeda dari serial NUSSA,” ujarnya.
Salah satunya, ia menyebut seperti menggunakan teknologi hair system, di mana setiap helai rambut karakter film Nussa dibuat satu persatu. Sebagai contoh untuk karakter Abdul saja, dibutuhkan sekitar 200 ribu helai rambut demi mendapatkan visual yang terbaik. “Saya berani bilang, kualitas animasi film Nussa adalah yang terbaik yang pernah saya kerjakan,” ucapnya.
Pengembangan dari beberapa teknologi animasi pada film NUSSA akan memberikan pengalaman menonton terbaik ketika menonton filmnya secara langsung di Bioskop. Sebab, film NUSSA juga memiliki visual yang berkelas.
Film ini didukung sederet bintang ternama sebagai pengisi suara. Mulai dari Muzakki Ramdhan (Nussa), Ocean Fajar (Rara), Malka Hayfa Asyari (Abdul), Ali Fikry (Jonni), Widuri Puteri (Syifa), hingga Fenita Arie (Umma) dan Alex Abbad (Abba).
Nama besar lain seperti Maudy Koesnaedi (Mama Jonni), Imam Darto (Papa Jonni), Dewi Sandra (Tante Dewi), Opie Kumis (Babe Jaelani), Asri Welas (Bibi Mur), Hamka Siregar (Pak Ucok), hingga Raisa Andriana (Bu Anggi) juga secara totalitas ikut menyumbangkan suara mereka untuk meramaikan karakter-karakter baru di film NUSSA. (jat)
