Bernas.id – Serial drama Korea memang tak pernah sepi peminat. Di tahun 2021, ada salah satu serial drama Korea yang mampu mengantongi 11 juta penonton di seluruh dunia.
Serial drama Korea yang tayang di Netflix ini bahkan menduduki posisi puncak sebagai serial Netflix yang paling banyak ditonton di 80 negara. Bahkan, drama Korea Squide Game berhasil mengumpulkan 1,65 jam tayang. Hal itu setara dengan 188.400 tahun.
Squid Game ditulis dan disutradarai langsung oleh Hwang Dong-hyuk. Episode pertama Squid Game tayang pada 19 September 2021 lalu. Serial drama bergenre fiksi horor ini tayang sebanyak 9 episode. Drama Korea populer ini dibintangi oleh aktor dan aktris ternama seperti Lee Jung-jae, Park Hae-soo dan Wi Ha-joon.
Squid Game sendiri merupakan nama dari permainan tradisional anak-anak Korea Selatan. Dalam episode pertama, karakter utama Seong Gi-hun (diperankan oleh Lee Jung-jae) menjelaskan bahwa Squid Game adalah permainan anak-anak yang dimainkan di lapangan dengan menggunakan garis yang membentuk cumi-cumi. Permainan Squid Game juga muncul di akhir serial.
Ide dibalik pembuatan serial drama Korea Squid Game
Sutradara dan penulis serial Squid Game, Hwang Dong-hyuk, mengakui bahwa ide pembuatan serial drama Korea Squid Game ini sudah ada sejak tahun 2018. Jalan cerita Squid Game memang terinspirasi hal nyata. memikirkan ide di balik pertunjukan pada tahun 2008, sebagian terinspirasi oleh peristiwa dunia nyata.
Saat itu terjadi krisis Lehman Brothers yang berdampak besar pada ekonomi Korea. Hal tersebut juga mempengaruhi kondisi keuangan Hwang Dong-hyuk.
Setelah krisis Lehman Brother terjadi, mata uang crypto atau cryptocurrency menjadi populer dan banyak orang di seluruh penjuru dunia mulai terjun ke dunia investasi crypto, terutama kaum muda di Korea.
Tak lama setelah itu, teknologi semakin berkembang. Perusahaan raksasa seperti Facebook, Google, dan Naver berhasil mempengaruhi kehidupan banyak orang di dunia. Hal ini membuat para pemilik perusahaan teknologi tersebut semakin kaya. Di momen yang sama, Donald Trump terpilih sebagai presiden Amerika Serikat.
Hwang Dong-hyuk merasa Donald Trump mirip seperti Front Mant dalam serial Squid Game. Ia bisa menciptakan berbagai permainan yang turut menentukan nasib orang. Dari hal tersebut, Hwang Dong-hyuk pun merasa momen tersebut adalah saat yang tepat untuk meluncurkan serial drama Korea Squid Game.
Jalan Cerita Squid Game
Serial drama Korea yang terdiri dari sembilan episode ini memiliki jalan cerita yang berhasil mempermainkan adrenalin penontonnya. Serial ini berkisah tentang Seong Gi-hun, seorang sopir yang bercerai dan memiliki hutang.
Dia mendapat undangan untuk memainkan serangkaian permainan anak-anak dengan hadiah berupa uang tunai hingga miliaran won. Ketika menerima undangan tersebut, Seong Gi-hun dibawa ke lokasi yang tidak diketahui siapapun posisinya. Saat berada di lokasi permainan, dia juga bertemu dengan 455 pemain lain yang memiliki berbagai masalah finansial.
Aturan dalam permainan ini adalah orang yang berhasil memenangkan game hingga babak akhir akan mendapatkan hadiah utama sebesar 45,6 miliar won. Namun jika mereka kalah dalam permainan, mereka akan langsung ditembak oleh panitia game.
Semua orang yang terlibat dalam permainan harus memakai baju olahraga berwarna hijau dan diawasi setiap saat oleh penjaga bertopeng yang memakai jumpsuits merah muda. Setiap permainan diawasi oleh Front Man, yang mengenakan topeng hitam dan seragam hitam. Jika ada pemain yang kalah dalam game, maka Frontman akan mengeksekusi mereka.
Setiap kematian akan diakumulasi menjadi uang tunai sebesar 100 juta won. Hingga akhir permainan, maka total hadiah yang diperoleh menjadi 45,6 miliar. Gi-hun harus berjuang mengalahkan pemain lainnya, termasuk teman masa kecilnya Cho Sang-woo, untuk mencoba bertahan dari tekanan fisik dan psikologis selama permainan.
Selain Squid Game, serial Drama Korea yang bertema Kesehatan Mental juga banyak disukai. Jika Anda ingin menonton serial drama Korea bertema kesehatan mental, Anda bisa mengakses artikel berjudul 4 Rekomendasi Drama Korea Bertema Kesehatan Mental, Cocok untuk Tontonan Akhir Pekan atau 5 Rekomendasi Drama Korea Romantis Lee Min Ho, Romantis Sepanjang Masa.

Karakter utama dalam serial Squid Game
Serial drama Korea Squid Game memiliki beberapa karakter utama. Berikut karakter utama dalam Squid Game:
- Lee Jung-Jae berperan sebagai Seong Gi-hun, seorang sopir dan pecandu jud. Dalam drama Korea tersebut Seong Gi-hun diceritakan tinggal bersama ibunya dan berjuang untuk menghidupi putrinya.
- Park Hae-soo berperan sebagai Cho Sang-woo, seorang kepala tim investasi di sebuah perusahaan sekuritas,. Dalam serial drama Korea tersebut, dia diceritakan sebagai junior Gi-hun dan merupakan siswa berbakat yang belajar di Universitas Nasional Seoul. Namun, ia juga menjadi buronan karena mencuri uang kliennya.
- Wi Ha-joon berperan sebagai Hwang Jun-ho, seorang petugas polisi yang menyelinap ke dalam Game sebagai penjaga untuk menemukan saudaranya yang hilang.
- Jung Ho-yeon berperan sebagai Kang Sae-byeok, seorang pembelot Korea Utara yang memasuki Game untuk membayar broker agar bisa menemukan dan mengambil anggota keluarganya yang harus berjuang melintasi daerah perbatasan. masih hidup yang masih melintasi perbatasan.
- O Yeong-su sebagai Oh Il-nam, seorang pria tua dengan tumor otak yang lebih suka bermain Game daripada menunggu mati di dunia luar.
Heo Sung-tae sebagai Jang Deok-su, seorang gangster yang memasuki Game untuk melunasi hutang akibat judi. - Anupam Tripathi sebagai Abdul Ali, seorang pekerja asing dari Pakistan, yang memasuki Game untuk menafkahi keluarga mudanya karena majikannya, tidak memberikan gajinya selama berbulan-bulan.
- Kim Joo-ryoung sebagai Han Mi-nyeo, wanita misterius dan manipulatif yang mengaku sebagai ibu tunggal yang bernasib malang.
Karakter Pendukung Squid Game
Beberapa karakter pendukung dalam Squid Game antara lain:
- Yoo Sung-joo sebagai Byeong-gi, seorang dokter yang diam-diam bekerja dengan sekelompok penjaga korup untuk memperdagangkan organ peserta yang mati dengan imbalan informasi tentang permainan yang akan datang.
- Lee Sang-hee sebagai pemain 017, pembuat kaca dengan pengalaman lebih dari 30 tahun.
- Kim Yun-tae sebagai pemain 069, pemain yang bergabung dengan game bersama istrinya, Pemain 070.
- Lee Ji-Ha sebagai pemain 070, seorang pemain yang bergabung dengan game bersama suaminya, Player 069.
- Kwak Ja-hyoung sebagai pemain 278, pemain yang bergabung dengan grup Deok-su dan berperan sebagai antek-antek..
- Chris Chan sebagai pemain 276, seorang pemain yang bergabung dengan grup Seong Gi-hun di babak Tug of war.
- Lee Yoo-mi sebagai Ji-yeong sebagai pemain 240.
Baca juga: Jadi Grup Kpop Paling Terkenal, Berikut Sejarah dan Profil Member BTS
Permainan dalam Squid Game
Drama Korea Squid Game memiliki latar lokasi ceria di daerah pinggiran Korea Selatan. Serial populer asal Korea ini juga menunjukan adanya ketimpangan pendapatan di salah satu negara terkaya di Asia.
Squid Game” memperkenalkan Seong Gi-hun (diperankan oleh aktor Lee Jung-jae) yang merupakan pria paruh baya, terlilit hutang, karena kecanduan judi. Gi-hun kemudian bertemu dengan seorang pria di stasiun kereta bawah tanah dan pria itu bertanya apakah dia ingin memainkan permainan sederhana untuk memenangkan sejumlah uang. Gi-hun akhirnya setuju dan masuk ke sebuah van di mana dia terlempar oleh gas selama beberapa jam.
Seperti yang disebutkan sebelumnya, serial drama Korea tersebut menceritakan 456 orang yang mempertaruhkan nyawa untuk mendapatkan hadian utama sebesar 45,6 milyar won. Untuk mendapatkan uang tersebut, mereka harus memenangkan setiap game yang telah disiapkan oleh panitia. Nah, game yang tersaji dalam serial Netflix tersebut adalah permainan tradisional asal Korea.
1. Permainan lampu
Salah satu adegan dalam serial drama Korea Squid Game menampilan permainan lampu. Dalam permainan tersebut, seseorang yang mendapat bagian sebagai penjaga harus mengucapkan “mantra” Mugunghwa kkoci pieot seumnida. Dalam bahasa Korea, kalimat tersebut bermakna bunga Mugung telah mekar.
Nantinya, orang yang berjaga harus melewati garis finish dalam waktu kurang dari 5 menit tanpa harus melihat pemain lainnya.
Sementara itu, orang yang tidak mendapat bagian untuk berjaga harus diam dan tidak boleh bergerak sedikitpun. Jika terlihat bergerak, mereka akan akan mati. Sementara itu, orang yang berjaga dan gagal melewati garis finish dalam waktu kurang dari lima menit juga akan tereliminasi.
2. Dalgona
Dalgona adalah permen tradisional Korea Selatan yang memiliki tekstur lembut seperti spons dan memiliki rasa manis. Biasanya, dalgona dijajakan di depan sekolah. Dalgona diciptakan setelah Perang Korea. Permen ini tercipta karena usai situasi perang beberapa orangtua tidak mampu membeli permen untuk anak-anak mereka sehingga mereka membuat permen mereka sendiri.
Dalgona dibuat dengan melelehkan gula dalam sendok yang ditambahkan sejumput baking soda agar tekstur permen lebih halus. Permen itu bisa dicetak dalam berbagai bentuk, seperti hati atau bintang, Anak-anak yang membeli permen ini harus bisa mencetak polanya tanpa harus merusak permen.
Beberapa penjual di Korea akan memberi Anda permen dalgona tambahan secara gratis atau hadiah kecil, jika ada pembeli yang berhasil memakan permen itu tanpa merusaknya. Permainan dalgona adalah permainan bertahan hidup kedua dalam serial drama Korea Squid Game.
Setiap pemain harus bisa memakan permen tanpa merusak polanya. Jika ada pemain yang merusak pola permen, otomatis nyawa mereka akan melayang. Para pemain harus menggunakan pengetahuan mereka untuk menemukan cara agar bisa bisa membentuk pola permen dengan sempurna dan sesuai batasan waktu.
3. Juldarigi
Juldarigi adalah game ketiga dalam dalam serial draka KoreaSquid Game. Dari sejarahnya, Juldarigi adalah permainan asal Korea Selatan berupa olahraga tarik tambang. Juldagiri juga ditetapkan oleh UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization ) dalam daftar warisan dunia asal Korea Selatan karena menjadi acara penting yang sering dimainkan dalam acara olahraga di sekolah-sekolah di Korea Selatan.
Permainan ini dimulai dengan jumlah orang yang sama di setiap ujung tali. Mereka yang memegang tali harus menarik pada saat yang sama..
Dalam “Squid Game”, Juldarigi adalah permainan yang menghilangkan banyak nyawa orang karena permainan ini dilakukan secara berkelompok.
Kebanyakan orang akan menyimpulkan bahwa jika tim lain lebih kuat, maka tim tersebut akan menang. Namun untuk memenangkan permainan ini, Anda harus memiliki strategi, kerjasama dan kekompakan antar tim yang baik.
4. Kelereng
Ada beberapa cara Anda bisa bermain kelereng. Salah satu cara yang paling umum disebut 'hol-jak-gwa ssam-chi-gi' di mana Anda harus menebak berapa banyak kelereng yang ada di tangan lawan Anda. Jawabannya bisa ganjil atau genap.
Menebaknya dengan benar akan memungkinkan Anda untuk mendapatkan kelereng dari lawan. Jika tebakan Anda salah, Anda harus memberikan kelereng Anda kepada pemain lawan. Pemain yang memiliki semua kelereng di akhir permainan akan memenangkan game.
Dalam bahasa Korea, kata Kelereng disebut dengan istilah “gganbu” . Istilah ini juga bermakna teman dekat. Permainan ini ditampilkan dalam episode ke enam yang menyoroti hubungan antara Gi-hun dan pasangannya.
Permainan kelereng di “Squid Game” bisa menjadi salah satu adegan yang paling menyentuh dan memilukan di seluruh episode. Para pemain diharuskan untuk menemukan pasangan karena tidak ada aturan yang ditetapkan untuk permainan.
5. Squid Game
Squid Game adalah game terakhir yang ditampilkan dalam serial drama Korea ini. Untuk memainkannya, Anda harus menggambar di tanah dengan pola segitiga di atas persegi dengan dua lingkaran tepat di atas dan di bawah segitiga dan persegi.
Para pemain dapat berperan sebagai penyerang (defender) atau penahan (offender). Orang yang berperan sebagai offender harus tetap berada di dalam garis dan defender harus mampu menghalangi offender untuk melewati garis. Jika offender gagal melewati garis, maka dia dinyatakan kalah.
Sebaliknya, defender dinyatakan kalah jika gagal menghalangi defender menerobos garis. Sekilas, permainan ini mirip gobak sodor yang merupakan permainan tradisional dari Indonesia.
Baca juga: 10 Tips Menjadi Idol Kpop, Bikin Kalian Banyak Penggemar
Fakta unik tentang Squid Game
Tak hanya digemari banyak orang di seluruh dunia, serial drama Korea Squid Game memiliki banyak fakta unik di balik pembuatannya. Berikut fakta unik seputar serial drama Korea Squid Game:
1. Ditulis sejak tahun 2008
Sutradara Hwang Dong-hyuk awalnya menulis skrip Squid Game pada tahun 2008. Saat itu, ia memiliki rencana untuk proyek tersebut menjadi serial sebanyak enam episode. Cerita tersebut merepresentasikan kondisi masyarakat kapitalis modern, sesuatu yang menggambarkan persaingan yang ekstrim.
Namun, naskah awal Squid Game awalnya tidak diterima dengan baik di antara berbagai perusahaan produksi dan aktor Korea. Banyak yang menganggapnya alur cerita drama Korea tersebut aneh dan tidak realistis. Namun, Sarandos menemukan naskah tersebut pada tahun 2019 dan memproduksinya sebagai seri asli Netflix.
2. Sutradara Hwang kehilangan giginya saat proses pembuatan Squid Game
Ketika Hwang sedang menulis naskah, dia sering stres karena situasi keuangannya. Bahkan, ia dikabarkan kehilangan enam giginya akibat tekanan tersebut.
Sutradara menulis seluruh alur cerita dalam drama Korea tersebut sendirian. Bahkan, dua episode pertama saja membutuhkan waktu enam bulan. Akibat stres tersebut, ia dikabarkan kehilangan enam giginya.
3. Nomor telepon di kartu nama adalah asli
Dalam serial drama Korea tersebut, orang-orang yang diajak bergabung dalam permainan diberikan sebuah kartu nama oleh seorang pria tak dikenal. Kartu nama tersebut memiliki logo perusahaan dan dilengkapi dengan nomor telepon di atasnya. Uniknya, nomor yang tertera di kartu itu sebenarnya asli.
Akibat hal tersebut, pemilik nomor telepon menerima lebih dari seribu panggilan per hari. Bahkan, Kandidat presiden Huh Kyung-young bahkan menawarkan 100 juta won untuk membeli nomor tersebut. Namun, tawaran tersebut ditolak karena nomor telepon tersebut digunakan dalam urusan pekerjaan sang pemilik nomor.
4. Karakter Sang Woo mirip dengan masa lalu sang sutradara
Park Hae Soo memainkan peran salah satu karakter terpintar di Squid Game, Cho Sang-woo.Ketika mendalami peran tersebut, Park Hae Soo belajar dari Hwang dan menanyakan pengalamannya saat berkuliah di Universitas Nasional Seoul.
Selain itu, nenek sang sutradara juga pernah bekerja di Pasar Ssangmun-dong. Kisah ini mirip seperti ibu Sang-woo dalam serial drama Squid Game tersebut. Sang Sutradara juga mengakui bahwa ia mencampurkan masa lalunya ketika menciptakan karakter Sang-woo agar karakter tersebut terlihat lebih realistis
5. Squid Game ditulis saat sutradara memiliki masalah finansial
Sutradara dan penulis serial drama Korea Squid Game mengaku menulis naskah serial drama Korea ini ketika dirinya terlilit masalah finansial. Hwang Dong-hyuk. Dia mengadopsi pengalamannya sendiri ketika memiliki masalah finansial untuk menjadikan jalan cerita Squid Game terlihat realistis.
Sayangnya, naskah Squid Game berkali-kali ditolak oleh rumah produksi karena dianggap menampilkan adegan kekerasan. Setelah itu, Netflix membeli naskah tersebut dan berhasil mewujudkan mimpi Hwang menjadi nyata.
6. Outfit dalam Squid game membuat banyak pemain alergi
Setiap pemain dalam drama Korea Squid Game menggunakan kostum atau outfit yang ikonik. Kostum ikonik Squid Game tidak mirip dengan baju olahraga kuno yang sangat tebal dan mudah berdebu. Karena itu, beberapa aktor mengalami kesulitan bernapas karena pakaiannya. Bahkan, ada pula yang wajahnya memerah karena alergi.
Pelajaran dari Serial Drama Squid Game
Squid Game menjadi serial drama Korea yang paling banyak ditonton karena tak hanya memberikan hiburan semata. Serial drama Korea ini juga mengandung banyak pelajaran berharga. berikut pelajaran berharga yang bisa kita dapatkan dari Squid Game:
1. Punya strategi adalah hal penting
Dalam salah satu episode, peserta dalam permainan harus memenangkan permainan tarik tambang secara berkelompok. Biasanya, orang berpikir tim yang memiliki tenaga besar akan memenangkan permainan tersebut. Namun, dalam Squid Game diceritakan bahwa saat seorang pria tua bernama Oh Il-Nam menjadi ketua tim, dia bisa menyusun strategi yang jelas sehingga d membuat tim lawan terjatuh.
2. Belajar dari ahlinya
Sepanjang cerita dalam serial drama Korea Squid Game, Il-Nam berbagi pengetahuan dengan mereka yang mau mendengarkan. Ternyata ia adalah dalang di balik permainan tersebut.
Seong Gi-hun adalah satu-satunya orang yang berhasil memenangkan permainan karena ia mau mendengarkan semua hal yang dikatakan II-Nam. Dari kisah tersebut, kita bisa belajar bahwa mendengarkan nasihat dari orang yang bijak atau lebih tahu akan membuat kita berhasil.
3. Manajemen waktu adalah hal penting
Sebagian besar permianan Squid Game menggunakan batasan waktu tertentu. Jika ada pemain yang tidak bisa menamatkan game sesuai batasan waktu yang diberikan, maka pemain tersebut dinyatakan kalah. Dalam pekerjaan kita juga punya batasan waktu atau deadline. Jika kita tidak punya manajemen waktu yang baik, maka kita tidak bisa mencapai tujuan atau pekerjaan tidak bisa diselesaikan dengan tepat.
Itulah pembahasan lengkap mengenai serial drama Korea Squid Game. Jika Anda ingin merasakan sensasi tinggal di Korea Selatan, Anda bisa memanfaatkan peluang beasiswa untuk lanjut studi di Korea Selatan. Informasi mengenai beasiswa di Korea Selatan bisa Anda saksikan dalam artikel berjudul 5 Beasiswa Korea Selatan yang Bisa Kalian Coba, Cocok untuk Penggemar K-Pop.
