SLEMAN, BERNAS.ID – Mengetik dengan suara, apakah hal tersebut mungkin terjadi? Jawabannya sangat amat mungkin sekarang ini, sebab di era digital mengetik dengan suara bukanlah hal yang sulit dilakukan.
Sebuah perusahaan Startup asal Yogyakarta, Widya Wicara berinisiatif mengembangkan teknologi berupa notulensi digital. Konsep dasar dari notulensi digital adalah mencatat otomatis suatu pembicaraan secara akurat.
Alat yang diberi nama Notulensi Widya Wicara ini hadir sebagai solusi efektif untuk menyelesaikan segala kebutuhan transkripsi suara. Baik untuk notulensi rapat, transkripsi materi pelajaran, transkripsi wawancara maupun subtitle konten video.
Baca Juga 4 Dampak Transformasi Digital bagi UMKM di Indonesia
Speech to Text Widya Wicara memiliki berbagai keunggulan, di antaranya yakni efisien waktu dan biaya, user friendly atau mudah digunakan oleh siapapun, dapat di akses dengan mudah serta nyaman digunakan.
Speech to Text Widya Wicara juga tersedia dalam bahasa Indonesia. Keistimewaan lain yang dimiliki Speech to Text Widya Wicara adalah pengguna dapat memilih pitch dan jenis suara yang diinginkan. Misalnya suara anak-anak, perempuan atau laki-laki. Menariknya lagi, Speech to Text Widya Wicara bukan hanya dapat membantu dalam hal notulensi rapat, transkripsi materi pelajaran, transkripsi wawancara atau subtitle konten video saja.
Lebih jauh lagi, teknologi ini ke depannya digadang-gadang akan berperan penting untuk meningkatkan performa siswa penyandang disabilitas rungu. Mengapa? Sebab speech to text dapat dengan mudah mengonversi ucapan pengajar ke dalam bentuk teks sehingga siswa dapat dengan mudah memahami materi yang diberikan.
Lalu, seberapa hebatkah Speech to Text Widya Wicara? Ketika berbicara tentang kehebatan teknologi speech to text, maka kita perlu membicarakan teknologi yang menjadi pendukung utamanya.
Baca Juga 5 Strategi Transformasi Digital Bagi UMKM Agar Sukses di 2022
Speech to Text Widya Wicara didukung oleh perpaduan dua teknologi canggih yakni AI (artificial intelligence) dan NLP (natural language processing). Kecanggihan dari kedua teknologi ini lah yang menjadi alasan dibalik betapa tingginya akurasi dan kualitas output yang dihasilkan oleh Speech to Text Widya Wicara.
Linawati, CEO Widya Informasi Nusantara menyatakan pihaknya selalu berupaya untuk mengembangkan produk berbasis Ai yang dapat digunakan oleh masyarakat indonesia baik secara individu maupun kelompok (perusahaan). “Widya Notulensi ini adalah salah satu solution yang kami ciptakan untuk memudahkan proses notulensi menjadi otomatis. Notulensi ini diharapkan dapat digunakan untuk kegiatan pembelajaran online maupun notula untu meeting di suatu perusahaan,” pungkasnya. (jat)