SLEMAN, BERNAS.ID – Abdi dalem harus memiliki komitmen untuk melestarikan budaya Karaton Yogyakarta. Abdi dalem juga harus menjalani tugas dan mengabdi dengan hati yang ikhlas.
Hal itu disampaikan Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo saat mengukuhkan pengurus Paguyuban Abdi Dalem Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Wewengkon Kabupaten Sleman periode 2022-2025 di pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (9/2/2022). KMT Dwijojayengmardowo, MPd dikukuhkan sebagai ketua Paguyuban Abdi Dalem Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat Wewengkon Kabupaten Sleman.
Baca Juga Ratusan Abdi Dalem Kraton Jogja Divaksin
Bupati Sleman, Kustini mengatakan, menjadi seorang abdi dalem bukan pekerjaan yang mudah. Mengingat seorang abdi dalem Keraton dituntut untuk memiliki loyalitas untuk Sultan dan Karaton Yogyakarta. “Seorang abdi dalem juga harus memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga kelestarian budaya Keraton Yogyakarta di tengah gempuran globalisasi,” tuturnya.
Lanjut tambahnya, seorang abdi dalem adalah sosok yang dijadikan panutan bagi masyarakat, khususnya masyarakat Yogyakarta yang terkenal memiliki tata krama, ramah, sopan dan santun kepada sesama. Menurutnya, abdi dalem menjadi contoh sosok yang setia dan tidak dibutakan oleh materi. Sepenuhnya menjalani tugas dan mengabdi dengan hati yang ikhlas.
“Kita bisa belajar dari para abdi dalem untuk senantiasa merasa cukup atas apa yang kita miliki,” ucap Kustini.
Baca Juga Masih Pandemi, Kraton Jogja Bagikan 3.000 Ubo Rampe Hanya Untuk Abdi Dalem
KMT Dwijojayengmardowo, MPd mengatakan, saat ini ada sebanyak 273 abdi dalem di Kabupaten Sleman. Ia menyebut abdi dalem pada dasarnya berasal dari masyarakat, tapi untuk menjadi abdi dalem harus melewati serangkaian seleksi yang cukup ketat.
“Seorang abdi dalem merupakan seorang abdi budaya sehingga abdi dalem mempunyai peran dan tanggung jawab untuk melestarikan kebudayaan di tengah masyarakat dan juga di pemerintahan,” katanya.
Ia mengatakan, kegiatan abdi dalem dalam kebudayaan misalnya melaksanakan kegiatan-kegiatan kebudayaan di kabupaten Sleman seperti labuhan, jamasan pusaka, grebeg dan karawitan.
Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, Asek I Bidang Pemerintahan dan Kesra Aji Wulantara, Kepala Dinas Kabedayaan Kabupaten Sleman, Edy Winarya, dan Pengageng Tepas Dwarapura Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Rama KRT. H. Jatiningrat. (jat)
