YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Harapan para pedagang Pasar Beringharjo untuk bisa kembali berjualan hingga malam hari akhirnya terwujud. Mulai Rabu (4/5/2022) malam kemarin, Pemkot Yogyakarta memfasilitasi operasional Pasar Beringharjo hingga pukul 21.00 WIB. Khususnya bagi para pedagang di area Pasar Beringharjo Barat.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwisutono menjelaskan, salah satu pertimbangan dibukanya kembali Pasar Beringharjo Barat hingga malam hari karena kasus COVID-19 sudah semakin terkendali.
”Kemudian animo atau antusiasme masyarakat untuk berbelanja di Pasar Beringharjo juga cukup tinggi. Terutama para wisatawan,” jelasnya, Sabtu (7/5/2022).
Baca juga: Pedagang Pasar Beringharjo Yakin Tetap Bisa Raih Untung Di Libur Akhir Tahun
Aktivitas Pasar Beringharjo Barat hingga malam hari pertama kali digulirkan sejak April 2018 silam. Akan tetapi baru dua tahun berjalan terpaksa harus dihentikan karena pandemi COVID-19. Setelah pandemi cenderung terkendali, banyak pedagang yang mengusulkan untuk bisa kembali berdagang hingga malam hari.
Yunianto pun tidak menampik adanya masukan dari para pedagang tersebut. Akan tetapi pihaknya perlu melakukan pertimbangan sebelum akhirnya memberikan persetujuan.
“Gayung pun bersambut, karena kami lihat pengunjung ada kenaikan yang cukup signifikan. Tidak hanya di Pasar Beringharjo Barat tetapi juga di pusat bisnis. Tingkat kunjungan saat ini bisa mencapai dua kali lipat,” jelas dia.
Baca juga: Pasar Beringharjo Kini Dilengkapi Dengan Pos Pantau COVID-19
Diakuinya, operasional hingga malam hari baru sebatas Pasar Beringharjo Barat. Hal ini karena ragam dagangannya lebih spesifik yakni fesyen dan cinderamata yang banyak diburu oleh wisatawan.
Berbeda dengan Pasar Beringharjo Timur yang lebih didominasi oleh kebutuhan dapur, daging dan sebagainya. Apalagi konsumen yang digaet atas dibukanya Pasar Beringharjo Barat hingga malam hari ialah para wisatawan.
”Kan bisa jadi wisatawan ada yang belum sempat ke Beringharjo pada siang atau sore dan bisanya malam sehingga bisa diakomodasi,” tandasnya. (den)
