BANTUL, BERNAS.ID – Pameran Tugas Akhir Siswa-Siswi Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) Yogyakarta digelar di Pendhapa Art Space, Bantul pada Rabu (6/7/2022) malam. Pameran bertajuk “Sekilas” yang digelar hingga 8 Juli 2022 ini menghadirkan puluhan karya menarik dari para siswa kelas XII sekolah tersebut.
Sihono selalu kepala sekolah menjelaskan, pihaknya bersyukur karena pameran tugas akhir kelas XII tahun 2022 akhirnya dapat diselenggarakan secara luring. Ia juga bersyukur karena meskipun pameran ini sudah tidak mempengaruhi kelulusan, tetapi para siswa tetap bersemangat mengikuti pameran ini.
“Tentu kita memberikan apresiasi kepada kepada siswa tersebut, dan semoga motivasi dan daya juang ini menjadi bekal perjalanan berikutnya. Pameran tugas akhir yang rutin dilaksanakan oleh siswa kelas XII merupakan sebuah refleksi perjalanan selama belajar seni rupa di Sekolah Menengah Seni Rupa ini,” katanya.
Baca juga: Pameran Seni ‘Napak – Let’s Play Again!’ Dihadirkan Siam Artista Di Artotel Jogja
Ketua Panitia Rangga Wijaya menjelaskan, pihaknya sengaja mempersembahkan pameran tugas akhir ini dengan judul “Sekilas”. Yang dimaksud di sini yaitu tentang bagaimana proses bagaimana perjalanan yang para siswa tempuh selama pembelajaran di SMSR terasa begitu cepat.
“Pameran tugas akhir ini sebagai kewajiban, walaupun kami merasa proses yang kita lalui sekilas begitu cepat. Dari situlah kami berusaha semaksimal mungkin dalam menyuguhkan pameran dan karya kami,” jelas dia.
Kebanyakan karya yang ditampilkan adalah karya lukis. Namun pengunjung juga bisa menikmati jenis karya seni rupa lain, seperti patung, ukiran, desain kaos, batik, hingga video interaktif.
Baca juga: “Well Done”, Pameran Karya 3 Perempuan, Digelar Di Indieart House
Dunadi selaku pengelola Pendhapa Art Space mengaku sangat mengapresiasi karya yang ditampilkan para siswa. Ia mengajak generasi muda peserta pameran untuk terus bersemangat berkarya dan mempunyai kemampuan manajerial.
“Karena adik-adik punya talenta, anda harus mempunyai manajemen, bisa me-manage diri sendiri. Dan setiap hari harus berkarya, meskipun cuma sket oret-oret,” pesannya. (den)
