JAKARTA, BERNAS.ID – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengungkapkan bahwa Jawa Barat merupakan satu-satunya provinsi di Pulau Jawa yang belum memiliki Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS). Menurut Ma’ruf, Jawa Barat terlambat mempunyai KDEKS karena gubernurnya, Ridwan Kamil, sibuk untuk maju dalam kontestasi tahun depan.
“Jawa, kecuali Jawa Barat ya, kecuali Jawa Barat seluruhnya (sudah punya KDEKS). Ini yang telat Jawa Barat, sibuk soalnya mau jadi capres-cawapres (calon presiden-calon wakil presiden),” kata Ma’ruf dalam acara Sarasehan Ekonomi dan Keuangan Syariah di Surabaya, Rabu (30/8/2023).
Ma’ruf Amin mengatakan, dari 38 provinsi se-Indonesia, ada 22 provinsi yang telah memiliki KDEKS. Ia menyebutkan, jika di Jawa ada Jawa Barat yang belum punya KDEKS, sedangkan seluruh provinsi di Sumatera kini telah memiliki KDEKS.
Baca juga: Ikut Canangkan Hari Patah Hati Nasional, Ini Postingan Ridwan Kamil Yang Bikin Ngakak
“Sekarang sudah 22 KDEKS di Indonesia, dan akan masih menyusul. Insyallah mungkin ada satu sampai dua provinsi saja yang tidak, tapi semua sudah,” kata Ma’ruf Amin.
Mantan ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mengungkapkan, KDEKS merupakan perpanjangan tangan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) untuk menggerakkan roda ekonomi dan keuangan syariah di daerah.
“Kalau KNEKS itu kan tidak nyambung ke daerah, harus ada lembaga penggerak di daerah, makanya itu langsung gubernur wakil gubernur yang memimpin supaya bisa menggerakkan,” ujarnya.
Baca juga: Ridwan Kamil Resmi Gabung Golkar Jelang Pemilu 2024
Seperti diketahui, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merupakan salah satu tokoh yang dianggap berpotensi untuk maju sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Ridwan Kamil telah bergabung dengan Partai Golkar sejak 18 Januari 2023. (den)
