SLEMAN, BERNAS.ID- Tiga mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terpilih sebagai delegasi Temu Administrator Muda Indonesia (Temu AdMI) di Puslatbang PKASN LAN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat dari tanggal 4-9 Agustus 2023. Temu AdMI yang diadakan Politeknik STIA LAN Bandung dihadiri sekitar 35 mahasiswa dari perguruan tinggi yang memiliki Program Studi Administrasi Publik.
Mahasiswa UNY yang menghadiri Temu AdMI 2023, yaitu Oktavia Istiawan, Siddiq Ashari, dan Zulfa Aulia. Temu AdMI 2023 digelar secara tatap muka.
“Temu AdMI adalah acara nasional tahunan yang dilakukan secara berkala dimana menjadi wadah bagi administrator muda dalam mencurahkan ide-idenya. Dengan mendukung, dan mendorong mahasiswa mengikuti berbagai kompetisi khususnya di Temu AdMI ini, harapannya mahasiswa mendapatkan pengalaman yang berharga tentang penerapan keilmuan administrasi publik di berbagai sektor. Tak hanya itu, mahasiswa dapat menjalin jejaring, bertukar ide dan berbagi pengalaman dengan Administrator muda lainnya di seluruh Indonesia,” tutur Lutfia Septiningrum, selaku Dosen Pembimbing Penelitian Temu AdMI Delegasi UNY.
Siddiq, peserta Temu AdMI 2023 perwakilan UNY, mengatakan dalam kegiatan Temu AdMI, para delegasi UNY memaparkan presentasi sesuai dengan klasternya yaitu klaster ekonomi. Para delegasi UNY mempresentasikan kebijakan berbasis bukti yang berjudul Urgensi Sistem Pembaharuan Tomira sebagai Alternatif Mewujudkan Akselerasi Ekonomi menuju Era Society 5.0.
“Dalam persiapan yang cukup singkat ini, kami hanya memaksimalkan waktu yang ada, seperti konsultasi intensif dengan dosen pembimbing, mengurus proposal pendanaan, serta membeli tiket akomodasi jauh-jauh hari. Selain itu, persiapan yang tak kalah penting adalah latihan presentasi,” ujar Siddiq.
Siddiq merasa bangga dapat terpilih dalam kegiatan Temu AdMI karena dapat merasakan berbagai manfaat di antaranya tambahan ilmu pengetahuan, pengalaman, dan jejaring relasi baru. Dalam kegiatan Temu AdMI 2023, peserta diajarkan dan dilatih kemampuan berpikir ilmiah, seperti presentasi hasil penelitian, diskusi dengan klaster membahas isu yang nantinya dibuat menjadi policy brief dan dipresentasikan di hadapan pemangku kepentingan yang ada sehingga mahasiswa diharapkan mampu memetakan tantangan dan peluang pembangunan yang berdasar pada data dan informasi yang valid.
Agar prestasi dari Administrasi Publik UNY tetap dilanjutkan, Siddiq berpesan kepada teman-teman mahasiswa yang lain bahwa ke depan persiapan harus lebih awal lagi supaya lebih optimal. Dalam masa persiapan menuju Temu AdMI, harus fokus pada penelitian dan lebih aktif berkonsultasi dengan dosen pembimbing dan alumni delegasi UNY. Sebisa mungkin harus mau mengeluarkan usaha terbaiknya agar cepat menyelesaikan penelitian sesuai target yang diharapkan. (*)
