YOGYAKARTA, BERNAS.ID- MyRepublic menghadirkan layanan wifi terbaik di 11 kota sekaligus dari Yogyakarta setelah sukses hadir di 37 kota di Indonesia, Kamis (9/11). Sejumlah kota yang baru tersambung MyRepublik, yaitu Magelang, Sumedang, Tasikmalaya, Jombang, Madiun, Gresik, Banyuwangi, Banjarmasin, Balikpapan, dan lainnya.
Baca Juga Festival Lereng Merapi Tanamkan Pendidikan Karakter
Chief Sales and Marketing Officer MyRepublic, Iman Syahrizal mengatakan Kota Yogyakarta menjadi kota istimewa karena tingkat literasi digital masyarakatnya yang tinggi. Di sisi lain, tingginya kreativitas masyarakat juga menjadi alasan MyRepublic memperluas ekspansi.
“Kami menangkap kebutuhan itu sehingga kami secara serentak meresmikan layanan di 11 kota sekaligus. Saat ini MyRepublic sudah hadir di 48 kota di Indonesia dengan jumlah pelanggan sekitar 600ribu,” katanya saat peluncuran MyRepublic, Kamis (09/11).
Lanjut tambahnya, pihaknya juga ingin agar pelaku UMKM di Kota Yogyakarta dapat meningkatkan usahanya. Salah satunya, menghadirkan paket khusus untuk pelaku UMKM.
“Digitalisasi UMKM saat ini sudah masif sehingga kami juga ingin memenuhi kebutuhan UMKM akan jaringan internet. UMKM ini benar-benar bisa menggerakkan ekonomi rakyat,” katanya.
Di sisi lain, Kota Yogyakarta membuka diri terhadap masuknya investor swasta untuk pembangunan jaringan Internet guna memperkuat digitalisasi masyarakat. Kehadiran jaringan swasta dinilai tetap dibutuhkan bagi segmen tertentu meski pemerintah setempat sudah punya program wifi publik.
Analis Kebijakan Ahli Muda Diskominfosan Kota Jogja, Winata mengatakan dengan luas wilayah yang relatif kecil tidak ada lagi titik blank spot di wilayahnya. “Bahkan kita sudah pasang wifi publik di masyarakat sekitar 1.060 titik wifi publik sebagian dari APBD pembiayaannya untuk memperkuat digitalisasi di masyarakat,” jelasnya.
Winata menyebut masuknya sektor swasta untuk membangun jaringan Internet di wilayahnya dinilai cukup membantu pemerintah dalam melakukan pemerataan jaringan Internet di Kota Jogja. “Siapa pun yang datang bisa meningkatkan investasi di sini jadi silahkan saja yang penting kita punya aturan tetap ikuti dengan memperhatikan estetika kota,” ujarnya.
Chief Technology Officer MyRepublic, Hendra Gunawan mengungkapkan pihaknya berkomitmen melakukan ekspansi masif untuk mendukung pemerataan internet dan digitalisasi di Indonesia, khusunya daerah terpencil.
Baca Juga Kepala Dispertaru DIY Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa
“MyRepublic memiliki berbagai opsi produk sesuai kebutuhan masyarakat, dengan teknologi full fiber, simetris 1:1 dan unlimited tanpa batasan kuota. Dengan latensinya yang sangat kecil, sehingga ini sangat mendukung kegiatan zoom meeting, streaming, dan gaming,” tukasnya.
Dalam operasional di wilayah Yogyakarta, pihaknya bekerjasama dengan PT Sintesa Sinergi Nusantara yang sudah tersebar di 37 kelurahan di Jogja dan dua kalurahan di Bantul. “Mudah-mudahan di seluruh pelosok Jogja ke depan sudah dikover. Jogja bagian selatan tetap kita ekspansi dan lebarkan ke sekeliling Jogja tapi sekarang fokus di Sleman dan Bantul dulu,” ungkapnya.
VP Sales MyRepublic Edwin Satyadi mengungkapkan pihaknya menargetkan ada 10.000 pelanggan yang bisa digaet di wilayah Yogyakarta. “Segmentasi kami bagi beberapa yakni pertama perumahan, UMKM dan binis besar seperti hotel dan pabrik, tapi lebih banyak kita sasar keluarga ya atau rumah tangga,” ucapnya.
Jogja yang dikenal punya banyak pelaku UMKM disebut menjadi peluang pasar yang bagus untuk disasar. “Kalau UMKM ini kan di Jogja sangat banyak, sekarang menjamur dimana-mana. Kemudian kafe kecil kan butuh internet dan itu laku. Kita sangat dukung ya, UMKM ini selain memberdayakan ekonomi rakyat juga pasarnya cukup lumayan,” tutupnya. (Jat)
