YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memberikan fasilitas kepada mahasiswa, dosen, hingga karyawannya untuk melakukan pemungutan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 pada 14 Februari mendatang. Fasilitas yang diberikan adalah dengan menjadi salah satu lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus bagi sivitas academika UMY.
TPS khusus diterima oleh UMY dari penawaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul yang telah dilakukan bulan Februari tahun lalu. Setelah dinyatakan memenuhi semua persyaratan yang ditentukan oleh KPU, UMY ditunjuk dan dinyatakan layak sebagai TPU Khusus di Kabupaten Bantul.
Baca Juga Sri Sultan Terima 120 Manuskrip Jawa Kuno Digital Dari Inggris
“Kami sudah menyusun dan membentuk panitia pemilihan pemungutan suara, sehingga panitia inilah yang nantinya akan menyiapkan segala keperluan pada pra pencoblosan, hari pencoblosan sampai dengan selesai pencoblosan,” tutur Dr. apt. Rifki Febriansah., S.Farm., M.Sc. selaku kepala Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) UMY, Kamis (4/1/2024).
Setelah UMY menerima keputusan tersebut, tahap selanjutnya yakni pengkoordinasian dan persiapan sekaligus membuka pendaftaran pergantian lokasi TPS bagi civitas akademika UMY.
“Kemudian kami lanjutkan dengan koordinasi dan persiapan. Saat ini kami sedang tahap pembukaan pendaftaran pergantian lokasi TPS. Sehingga bagi civitas academica yang ingin mencoblos di TPS Khusus UMY diminta untuk segera memproses perubahan lokasi TPS nya, agar bisa terdaftar di TPS Khusus UMY,” ujar Rifki.
Menurut Rifki, salah satu alasan UMY dipilih menjadi TPS Khusus karena banyaknya warga UMY yang berasal dari luar daerah yang harus menyalurkan suaranya pada Pemilu 2024.
“Dengan alasan bahwa UMY memiliki banyak masyarakat dari luar daerah Jogja, terutama mahasiswa, civitas, dan pegawai yang tidak dapat hadir langsung ke TPS di daerah asal mereka, UMY memfasilitasi mereka untuk mencoblos di TPS Khusus UMY,” tutur dosen Program Studi Farmasi UMY ini lagi.
Baca Juga Sri Sultan Ikut Panen Di Lumbung Mataraman Gunungkidul
Rifki pun berharap agar seluruh sivitas akademica UMY dapat menggunakan hak suaranya dalam pemilu 2024 kali ini, mengingat status TPS Khusus yang sudah dimiliki oleh UMY.
“Kami harap kampus bisa mendukung dan menyukseskan program pemilihan umum pemerintah ini, sehingga semua sivitas akademica bisa menyalurkan hak suaranya untuk memilih. Hal ini menjadi bukti nyata kontribusi UMY dalam mendukung penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil dan bermartabat,” tutup Rifki. (jat)
