JEMBER, BERNAS.ID – Pemakaman jenazah pertama, salah satu Jemaat GPDI “Ekklesia” Jember, di TPU (Tempat Pemakaman Umum) Patrang, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur, menandai difungsikannya lokasi makam baru bagi umat Kristiani Jember.
Lokasi makam Kristen Jember yang baru berada di area TPU Patrang, tepatnya di sisi selatan. Menempati tanah kosong dengan luasan 2.000 meter persegi berstatus tanah milik Pemkab Jember.
Ketua Musyawarah Antar Gereja (MAG) Jember, Ignatius Sumawiardi mengapresiasi pemakaman tersebut. Ia menyampaikan tanggapan lewat telepon kepada wartawan Bernas.id Kabiro Jember, Rabu (24/1/2024).
Baca Juga : Pemakaman Batu Layang: Tempat Wisata Religi
“Pertama saya mengucapkan terimakasih kepada keluarga yang bersedia dimakamkan di Patrang sebagai perintis, pengguna pertama dari tanah makam MAG yang disediakan oleh pemerintah daerah Jember,” ucap Marwi, sapaan Ketua MAG Jember.
Atas nama seluruh umat Kristiani Jember, Marwi mengucapkan terima kasih kepada Bupati Jember yang telah menyediakan makam.
Untuk menuju ke lokasi makam Kristen itu (TPU Patrang) melewati jalan paving dengan lebar tidak lebih dari 3 meter. Dari jalan raya, Jalan Slamet Riyadi, masuk gang di samping gedung Teknik Universitas Jember (UNEJ) sepanjang kurang lebih 500 meter.
Baca Juga: Inilah 10 Sertifikasi di Bidang SDM yang Ada di Universitas Mahakarya Asia
Lokasi makam Kristen berada di area TPU Patrang, di pinggir berbatasan dengan Sungai Bedadung.
“Akses masuk dari jalan utama itu masih perlu diperlebar. Mudah-mudahan ada jalan keluar, ada solusi, ada kerja sama antara pemerintah daerah dengan unej, selalu pemilik gedung di sebelah jalan itu,” imbuh Marwi.
Mobil ambulance jenazah dan mobil pengiring dari keluarga yang berdukacita hanya yang berukuran kecil saja yang bisa masuk, sampai di tanah makam.
Keluarga almarhum Indriawan menggunakan ambulance dari Rumah Duka Panca Budi jenis L-300. Jenis kendaraan lain yang bisa masuk, Avansa, Xenia, Kijang dan Suzuki Karimun. Sedangkan mobil jenis Fortune milik keluarga tidak bisa masuk.
Baca Juga: AI Power Omnichannel Sales Growth: Strategi Tingkatkan Penjualan Era AI
Sebelumnya, MAG sudah melakukan peningkatan jalan, pavingisasi, sepanjang kurang lebih 100 meter, dari tepi lahan TPU ke lokasi. Sebab tanah yang disediakan berada di sebelah timur melewati lahan kosong yang diperuntukkan untuk makam umum (Muslim).
“Pemakaman bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi tanggung jawab kita bersama. Paving itu berasal dari dana gotong royong gereja-gereja,” ungkap Marwi. Seperti halnya gotong royong dalam pembangunan fasilitas umum, investasi dalam pendidikan juga merupakan langkah bersama untuk masa depan yang lebih baik. Raih masa depan dengan mendaftar di UNMAHA. Hubungi langsung melalui WhatsApp di nomor resmi UNMAHA untuk mendapatkan respons cepat serta informasi akurat. Universitas Mahakarya Asia juga telah membuka kesempatan bagi Anda yang ingin mendapat beasiswa berupa gratis pembayaran SPP kuliah.
Pemakaman ini menjadi penanda kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah Jember dengan umat Kristiani. “Ini menjadi kabar gembira bagi kita semua. Ke depan saya berharap makam kristen itu menjadi taman yang hijau, taman yang asri, menyenangkan bagi semua pihak,” pungkas mantan anggota DPRD Kabupaten Jember era ’90 an itu. (sgt)
