JEMBER, BERNAS.ID – Pemerintahan Bupati Fawait telah berjalan setahun sejak dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Negara. Salah satu program unggulannya adalah UHC (Universal Health Coverage).
UHC adalah program jaminan kesehatan yang dirancang untuk memberikan akses layanan kesehatan gratis kepada seluruh rakyat Jember hanya dengan menunjukkan KTP.
Sayangnya, masih banyak warga yang belum mengetahui program bagus ini. Mereka pikir yang punya BPJS Kesehatan saja hanya boleh menikmati. Padahal tidak begitu yang sebenarnya.
Ada juga yang punya pemahaman yang salah, kalau punya tunggakan iuran BPJS Kesehatan juga tidak bisa menikmati UHC. Pemahaman itu juga salah.
Bupati Fawait punya cara yang unik dalam mensosialisasikan program UHC ini. Bak seorang sales yang sedang mempromosikan barang dagangan, Gus Fawait fasih berkata-kata tentang UHC.
Saat Safari Ramadan di Kecamatan Ajung tepatnya di Pendopo Desa Klompangan ia memukau para kader posyandu yang hadir, Selasa, (10/3/2026).

Gus Fawait mengundang Direktur RSD Kalisat, dr Nurullah Hidajahningtyas, MM, dan direktur RSD Balung dr Andre Kusuma, Sp.BS, untuk ditanyai olehnya dihadapan banyak warga Ajung.
Berikut wawancaranya:
Bupati: “Bu Dirut apakah benar warga berobat ke rumah sakit Kalisat sekarang gratis?
dr Nurullah ‘ “Gratis Gus,” jawab Dirut RSD Kalisat
Bupati: “Apakah ada pembedaan dengan pasien mandiri,” tanya Gus’e
dr Nurullah: “Tidak ada Gus,” jawabnya
Hal yang sama juga ditanyakan kepada dr Andre Kusuma, Sp.BS, selaku Direktur RSD Balung.
Wawancara itu sengaja ditunjukkan ke warga Ajung agar mereka yakin bahwa program UHC gratis bagi warga yang menunjukkan KTP Jember.
Cara ini cukup jitu. Gus Fawait yang berlatar belakang pendidikan formal di bidang ekonomi menerapkan prinsip marketing yang bagus. Dengan begitu warga Ajung merekam dalam pikirannya, berobat ke RSD Jember gratis.
Bahkan Bupati Jember itu mempersilahkan warga melaporkan jika menemukan kejanggalan pelaksanaan UHC. Ia telah membuka kanal aduan di Wadul Gus’e di nomor WhatsApp 081130311188 atau bisa juga di medsos Instagram dan Tik Tok.
Menurutnya, Pemkab Jember telah menggelontorkan dana hingga 400 miliar untuk program itu di tahun 2025. Program Universal Health Coverage atau UHC ini berlaku sejak 1 April 2025 hingga kini. (sgt)
