JEMBER, BERNAS.ID – Kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur mendapat skor MCP (Monitoring Centre Prevention) dan SPI (Survei Penilaian Integritas) yang cukup bagus. Bahkan mengalami progres positif, MCP dan SPI Jember naik signifikan pada Tahun 2023.
Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III KPK-RI, Bahtiar Ujang Purnama mengapresiasi kinerja Pemkab Jember soal MCP dan SPI itu. Di wilayah Bakorwil V, Kabupaten Jember mengalami kenaikan, sedangkan daerah lain mengalami penurunan.
“Kabupaten Jember dari 84 poin pada 2022 menjadi 90 poin pada 2023,” ujar Ujang, Rabu (31/1/2024) saat memimpin Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2023 dengan 7 kabupaten/kota Wilayah III KPK-RI secara daring di Kantor KPwBI Jember.
Skor SPI Jember juga naik pada 2023. Pada 2022, terdata Jember mendapatkan skor 71,88 poin dan mengalami kenaikan pada 2023 menjadi 74, 98 poin. Menurut Ujang, Kabupaten Jember sudah sesuai dengan yang diharapkan.
Baca Juga : LSM KAKI Kalsel Geruduk KPK, Buntut Dugaan Ekspor Ilegal Biji Nikel
“Peningkatan MCP Jember telah berkolerasi positif terhadap SPI,” paparnya.
Ujang berpesan agar capaian tersebut dipertahankan. Sebab, potensi korupsi masih ada.
Ia menyampaikan hal-hal yang berpotensi menimbulkan tindakan korup.
“Perencanaan harus dioptimalkan dan berbasis hasil evaluasi tahun sebelumnya,” paparnya.
“Kemudian, optimalisasi pendapatan asli daerah dan pertanggung jawaban penggunaannya. Lalu, segera isi jabatan yang kosong, wujudkan pelayanan publik yang prima, wujudkan PBJ berkualitas dan berintegritas, serta hibah bansos harus dipastikan tepat sasaran,” saran Ujang.
Tetapi Ujang mengingatkan, Pemkab Jember harus benar-benar menjaga supaya tidak ada kasus hukum yang naik ke Kepolisian atau ke Kejaksaan.
Menanggapi hal itu, Bupati Jember Hendy Siswanto berkomentar demikian. “Pertemuan tadi merupakan bagian dari kehati-hatian dan kewaspadaan kita. Ada penilaian baik, ada keterbukaan namun demikian kita secara konkrit, opd pun harus lebih hati-hati dalam melaksanakan pekerjaan. Tidak perlu takut tapi kehati-hatian itu harus ada. Kalau nggak ngerti ya harus bertanya. Tempatnya bertanya juga sudah ada, kpk pun membuka ruang bertanya,” papar Hendy Siswanto.
Capaian MCP dan SPI Kabupaten Jember ini berpotensi untuk meraih penghargaan dari KPK. Seperti pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2022, Jember menerima penghargaan dari Ketua KPK, waktu itu Firly Bahuri, karena Jember memperoleh MCP yang bagus. Skor MCP kala itu terdongkrak karena Pemkab Jember berhasil mensertifikatkan seluruh asetnya. (sgt)
