YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta melaksanakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio dalam dua putaran mulai Selasa 23 Juli 2024. Sasarannya adalah 30.702 anak usia 0 sampai 7 tahun di Kota Yogyakarta.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono yang membuka acara mengatakan, pelaksanaan PIN ini sudah dipersiapkan sejak berapa hari yang lalu untuk dilaksanakan selama satu minggu ini di seluruh wilayah.
“Ada 14 kecamatan kemudian 45 kelurahan dan 18 puskesmas yang mendukung sehingga sasaran semua anak yang wajib mengikuti PIN ini bisa di mengikuti. Jadi jangan sampai ada yang kelewatan karena memang dengan pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional ini harapannya tidak ada lagi anak yang maaf mengalami lumpuh kemudian juga kakinya layu dan juga beberapa cacat yang diakibatkan karena polio,” kata dia dalam acara pencangan PIN Polis di Balai Kota Jogja, Selasa 23 Juli 2024.
Baca juga: Sub PIN Polio 2024 di Jember Sasar 304.000 Anak
Ia menambahkan, Pemkot Jogja bekerjasama dengan kader yang ada di wilayah puskesmas dan juga PKK untuk kegiatan ini. Jadi semua anak yang ada di Kota Jogja ini semua pasti akan terjalin untuk bisa mengikuti PIN.
“Termasuk juga di sekolahan-sekolahan, di sekolahan juga kita sasar di tingkat SD karena sasarannya adalah anak-anak TK dan SD karena usianya adalah hingga 7 tahun,” imbuh dia.
Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit, Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Lana Unwanah mengatakan PIN Polio dilaksanakan sebagai respons dan penanggulangan atas kejadian luar biasa (KLB) polio dari penemuan kasus lumpuh layu yang disebabkan oleh polio tipe 2 pada akhir tahun 2023. Di Kota Yogyakarta tidak ditemukan kasus polio, tapi secara nasional harus diantisipasi bersama dalam memutus rantai penyebarannya.
“Indonesia itu masih berisiko tinggi terhadap penularan virus polio nah sehingga kemudian dibuatlah kebijakan untuk melaksanakan PIN, artinya ini adalah imunisasi tambahan atau ekstra di luar jadwal imunisasi rutin. Ini diberikan secara serentak di 27 provinsi sementara provinsi lainnya itu secara bertahap kemarin ada yang sudah melaksanakan di awal tahun 2024,” jelas dia.
Pihaknya menyebutkan sasaran PIN Polio di Kota Yogyakarta untuk balita usia 0 sampai 59 bulan sejumlah 11.816 sasaran, di mana jumlah ini juga terus bertambah seiring dengan kelahiran bayi. Kemudian anak usia PAUD/TK sebanyak 11.670 sasaran dan anak usia SD sejumlah 7.216 sasaran, jika ditotal ada lebih dari 30.702 sasaran.
“Tetapi bisa jadi sasaran ini akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya bayi-bayi baru lahir ya. Jadi misalkan hari ini sudah kita canangan besok ada bayi baru lahir itu kan berarti ada tambahan sasaran,” terang dia.
Baca juga: Polio Tidak Menghalangiku Juara Olimpiade
Ia menambahkan, pelaksanaan imunisasi putaran pertama dimulai pada 23 Juli sampai 29 Juli 2024, dan untuk sweeping atau penyisiran PIN Polio dilaksanakan pada 30 Juli sampai 3 Agustus. Kemudian PIN Polio putaran kedua mulai dilaksanakan pada 6 Agustus sampai 12 Agustus, dan untuk penyisiran dilaksanakan pada 13 Agustus sampai 17 Agustus 2024.
Sejalan dengan itu, jenis vaksin polio yang diberikan berupa tetes atau oral. Di mana dalam PIN Polio nanti setiap sasaran akan mendapatkan dua kali vaksin dengan jarak 2 sampai 4 minggu setelah vaksin pertama.
“Semua sasaran harus tervaksin dua dosis lengkap, untuk itulah ada proses sweeping atau penyisiran oleh puskesmas dibantu para kader posyandu untuk memastikan siapa saja yang tidak datang sesuai jadwal undangan, atau saat itu si anak masih sakit. Sehingga nanti bisa langsung didatangi atau dikumpulkan di puskesmas pada hari yang sama,” katanya.
Pihaknya menjelaskan syarat anak untuk mendapatkan vaksin dalam PIN Polio adalah berusia 0 sampai 7 tahun, sedang dalam kondisi sehat, tidak sedang demam ataupun batuk pilek parah, tidak sedang diare. Untuk sasaran anak dalam kondisi khusus seperti anak dengan HIV, anak dalam pengobatan kanker, atau kondisi lain berkaitan dengan penurunan imunitas tetap bisa mendapatkan vaksin polio dengan catatan sudah berkonsultasi dengan dokter ahli atau puskesmas setempat.
“Untuk para orang tua yang memiliki anak usia 0 sampai 7 tahun mari manfaatkan PIN Polio ini sebagai bagian dari pemberian dan pemenuhan hak anak, silakan datang sesuai jadwal dan waktu yang telah ditentukan. Bagi anak di luar sasaran yang sedang berkunjung atau bertamu di wilayah Kota Jogja juga bisa mengakses vaksin polio, dengan syarat belum divaksin pada periode PIN Polio dari daerah asal,” jelasnya.

Sementara itu, Widya, orang tua salah satu balita bernama Rafi yang mengikuti imunisasi polio di Balai Kota Jogja mengaku senang dengan adanya acara ini. Sebab dapat membantu anak-anak mengurangi risiko terkena polio.
“Ini dapat undangan dari sekolah anak saya di TK ABA Miliran,” ungkapnya. (den)
