BERNAS – Mengatur breakout rooms di Google Meet bisa jadi cara efektif untuk memecah peserta dalam rapat besar ke dalam kelompok-kelompok kecil. Ini memudahkan diskusi yang lebih mendalam dan kolaborasi yang lebih fokus. Nah, kalau kamu belum familiar dengan fitur ini, jangan khawatir!
Breakout rooms atau ruangan terpisah adalah fitur yang memungkinkan kamu membagi peserta rapat menjadi beberapa grup. Fitur ini sangat berguna untuk pelatihan, seminar, atau bahkan kelas online. Yuk, simak bagaimana cara mengaturnya!
1. Persiapkan Rapat Google Meet
Sebelum kamu bisa menggunakan breakout rooms, pastikan kamu sudah memiliki jadwal rapat di Google Meet. Cek jadwal dan pastikan kamu adalah penyelenggara rapat. Jika belum ada, buatlah jadwal rapat terlebih dahulu.
Untuk memulai, buka Google Meet dan mulai rapat seperti biasa. Pastikan kamu masuk dengan akun Google yang memiliki akses untuk mengelola fitur ini, biasanya akun yang tergabung dalam Google Workspace atau Google for Education.
2. Aktifkan Breakout Rooms
Setelah rapat dimulai, cari ikon “More options” atau titik tiga di bagian kanan bawah layar. Klik ikon ini untuk membuka menu lebih lanjut. Pilih opsi “Breakout Rooms” dari daftar pilihan yang muncul.
Jika kamu tidak melihat opsi ini, pastikan kamu menggunakan versi terbaru dari Google Meet. Beberapa fitur mungkin hanya tersedia di versi terbaru atau di akun tertentu.
BACA JUGA: Cara Mengimpor Presentasi PowerPoint ke Google Slides
3. Atur Breakout Rooms
Setelah mengklik opsi “Breakout Rooms,” kamu akan melihat layar baru untuk mengatur ruangan. Di sini, kamu bisa menentukan jumlah breakout rooms yang kamu inginkan.
Untuk mempermudah, tentukan jumlah ruangan berdasarkan jumlah kelompok yang ingin kamu buat. Misalnya, jika kamu memiliki 20 peserta dan ingin membuat 4 kelompok, atur jumlah breakout rooms menjadi 4. Kamu juga bisa memilih untuk membagi peserta secara otomatis atau memilih secara manual.
4. Undang Peserta ke Breakout Rooms
Setelah mengatur jumlah breakout rooms, kamu bisa mulai menambahkan peserta ke setiap ruangan. Jika kamu memilih pengaturan otomatis, Google Meet akan membagi peserta ke dalam ruangan secara acak. Namun, jika kamu memilih manual, kamu bisa menarik nama peserta ke ruangan yang diinginkan.
Pastikan untuk memberi instruksi yang jelas kepada peserta mengenai tujuan dan durasi diskusi di setiap ruangan. Ini akan membantu mereka berfokus pada tugas yang ada dan memaksimalkan waktu yang tersedia.
5. Memantau dan Mengelola Breakout Rooms
Sebagai penyelenggara, kamu memiliki kontrol penuh atas breakout rooms. Kamu bisa memantau aktivitas di setiap ruangan dan bahkan bergabung ke dalam setiap ruangan jika diperlukan. Untuk melakukannya, pilih ruangan yang ingin kamu masuki dan klik “Join” atau “Bergabung.”
Selain itu, kamu juga bisa mengirimkan pesan umum kepada semua ruangan dari layar utama. Ini berguna jika kamu ingin memberikan pengingat atau instruksi tambahan kepada semua kelompok secara bersamaan.
Mengatur breakout rooms di Google Meet adalah cara yang efektif untuk meningkatkan kolaborasi dan diskusi dalam rapat atau kelas online. Dengan mengikuti langkah-langkah di atas, kamu dapat memanfaatkan fitur ini secara maksimal dan membuat rapat lebih produktif.
Sedang mencari cara untuk meningkatkan manajemen rapat dan efisiensi, pertimbangkan untuk menggunakan Arisan Adolo. Arisan Adolo menawarkan berbagai fitur untuk mendukung kegiatan kelompok, termasuk manajemen keuangan dan perencanaan acara. Keunggulan Arisan Adolo mencakup kemudahan penggunaan, integrasi yang mulus dengan berbagai platform, dan dukungan pelanggan yang responsif. Dengan Arisan Adolo, kamu bisa mengelola arisan atau kegiatan kelompokmu dengan lebih efisien dan terorganisir. Selain itu, Arisan Adolo juga memiliki komunitas yang ramah dan mendukung, sehingga kamu bisa merasa nyaman dan aman bergabung di dalamnya. Jadi, tunggu apalagi segera bergabung menjadi reseller laptop melalui PT Adolo Coaching Mentoring!***
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma