JEMBER, BERNAS.ID – Pendapatan wilayah Tapal Kuda (Jawa Timur bagian Timur) hingga 30 Juni 2024 mengalami peningkatan cukup signifikan.
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jember bersama 3 lembaga lain di bawah Dirjen Keuangan RI, yakni KPP Pratama, Bea Cukai dan KPKNL, melaksanakan pers rilis di lantai 2 gedung KPPN di Jalan Kalimantan no. 35 Jember.
Kepala KPPN Jember, Dirgahaju Widodo menyebutkan data-data transaksi keuangan dari daerah Tapal Kuda ke pusat per 30 Juni 2024. Salah satu yang disorot adalah naiknya angka pendapatan dan hibah.
Baca Juga : Lurah Candibinangun Ditetapkan Tersangka Terkait Tanah Kas Desa
Realisasi per Juni lalu total realisasi sejumlah Rp 3.372.166.443.081 dari pagi Rp 5.769.996.172.451 atau sudah tercapai 58 persen. Dibandingkan dengan tahun lalu pada periode yang sama (year on year), ternyata mengalami peningkatan sebesar Rp 564.330.797.923 atau 20 persen.
Ada 2 pos di sisi Pendapatan dan Hibah. Pertama, penerimaan dalam negeri yang meliputi penerimaan perpajakan.
Kedua, penerimaan negara bukan pajak (BNBP).
Baca Juga : Realisasi Transfer Ke Daerah (TKD) Jember dan Lumajang 41,64 Persen Per Mei 2024
Lebih detail, Kepala KPP Pratama Jember, Syaiful Abidin, menyebutkan bahwa ada 3 sektor dominan (61 persen dari total penerimaan) dalam penerimaan pajak di wilayah Tapal Kuda.
Sektor administrasi pemerintahan dan jaminan sosial wajib berkontribusi 22,30 persen atau sebesar Rp 304.410.965.094. Angka itu mengalami kenaikan sebesar 1.80 persen dari tahun lalu, yakni Rp 299.039.377.184.
Kedua, sektor perdagangan besar dan eceran berkontribusi 23,89 persen atau Rp 326.056.761.215. Sedangkan sektor jasa keuangan dan asuransi berkontribusi 15,63 persen atau Rp 213.298.842.996. Dibanding tahun lalu, angka ini mengalami pertumbuhan 31,67 persen.
Demikian pula dari penerimaan bea dan cukai, ada peningkatan. Kepala Bea dan Cuka Jember, Asep Munandar, menjabarkan, tambahan penerimaan baru.
Adanya barang masuk/import menimbulkan penerimaan (imporisasi) yakni dari barang LPG (tabung melon) dan beras Bulog.
Total penerimaan Bea Cukai di Kantor Cabang (KC) Banyuwangi Rp 47,71 miliar, KC Probolinggo Rp 595,62 miliar dan KC Jember Rp 648,44 miliar.
Pendapatan wilayah Tapal Kuda akan direview tiap bulan oleh KPPN Jember sebagai bagian dari pengawasan keuangan APBN 2024. (sgt)
