SLEMAN, BERNAS.ID – Lima pasangan calon kepala daerah (Cakada) se-DIY mendapatkan dukungan dari Pemuda Pancasila (PP) DIY. Pun, mereka menyatakan kesiapannya memenangkan kontestasi pilkada di masing-masing lima kabupaten/kota se-DIY.
Kelima paslon cakada itu terdiri dari paslon walikota – wakil walikota Yogyakarta Hasto Wardoyo – Wawan Harmawan, kemudian ada paslon bupati-wakil bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih dan Joko Parwoto.
Selanjutnya, di Pilkada Sleman dukungan diberikan kepada paslon bupati-wakil bupati Harda Kiswaya dan Danang Maharsa. Di Pilkada Kulonprogo mendukung paslon bupati-wakil bupati Novida Kartika Hadi dan Rini Indriani. Terakhir, di Pilkada Bantul mendukung Paslon bupati-wakil bupati Abdul Halim Muslih dan Aris Suharyanta.
Baca Juga : Hasto-Wawan Buka Posko Rumah Sehat Kawan di Jalan Cendana Yogyakarta
Berikut sambutan masing-masing calon kepala daerah usaideklarasi dukungan dari pemuda pancasila DIY sekaligus “Penandatanganan Pakta Integritas”, bertempat di Ballroom, Rich Hotel, Sleman, Yogyakarta, Minggu malam (13/10/2024).
Cawali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyinggung bahwa di Kota Yogyakarta ada persoalan terkait sampah. Ia pun menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari Pemuda Pancasila.
“Daun salam ada dimana-mana, Daun salam ada dekat rumah, Selamat malam semua, malam ini kita bergabung dengan pemuda pancasila, semoga semuanya mendapatkan barokah,” ucap Hasto mengakhiri sambutannya dengan pantun.
Kemudian, cabup Sleman Harda Kiswaya menyatakan kesiapannya bersinergi dan berkolaborasi dengan pemuda pancasila. “Kolabrasi dengan pemuda Pancasila pancasila semiga bisa jalan terus. Sehingga satu hari nanti bisa kita wujudkan dengan program program yang kita sepakati bersama,” ucap Harda.
Cawabup Sleman Danang Maharsa mengatakan pemuda pancasila merupakan organisasi yang sudah begitu familiar. “Ini merupakan amunisi dan vitamin bersama. Kita berterimakasih sudah diterima menjadi anggota pemuda pancasila,” terangnya.
Cabup Bantul Abdul Halim Muslim mengakui setelah pihaknya melakukan komunikasi dengan MPC PP Bantul ada semacam chemistry.
“Saya serasa mendapatkan dekengan pusat. Karena pemuda pancasila organisasi besar. Sehingga kami merasa semakin optimis pasangan Halm-Aris semakin mendekati kemenangan dengan bergabungnya pemuda pancasila,” ungkapnya.
Halim berharap dukungan pemuda pancasila tidak hanya saat pilkada saja namun dapat lanjutkan berkolaborasi setelah kemenangan,” ujarnya.
Halim mengakui pemuda pancasila memiliki pengaruh besar ditengah masyarakat. Ia pun siap untuk menghadapi jika ada goncangan-goncangan tanggal 27 November 2024 (hari pencoblosan) untuk membuktikan kemenangan. Sekali lagi anda semua telah memberikan dekengan bagi kami,” bebernya.
Cabup Kulonprogo Novida mengakui baginya pemuda pancasila bukanlah hal baru. Karena selama ini juga bagian dari pengurus yang membersamai jalannya organisasi.
“Bahkan yang pertama mendorong saya untuk maju cabup datang dari pengurus PP,” katanya.
Novida mengatakan dukungan dari pemuda pancasila merupakan merupakan energi baru, khususnya dalam upaya pemenangan pilkada di Kulonprogo.
“Saya kurang pemuda pancasila solid mendukung kami, paling tidak 99% solid,” katanya
Ia juga memasang target kemenangan dapat meraih 60 persen suara. “Targetnya ada di kisaran 150 ribu – 160 ribu suara. Karena untuk DPT kita ada 345 ribu,” ucapnya.
Baca Juga : Afnan Sindir Walikota yang Tidak Sukses Tidak Usah Dicontoh
Sementara itu cabup Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih merasa bahagia karena mendapatkan dukungan dari pemuda pancasila. “Jangan hanya mengantarkan pemenangan tapi kawal kami setelah pelantikan nanti. Mohon doanya, mohon restunya mohon dukungannya,” ucapnya.
Endah juga berjanji akan segera merealisasikan untuk mencantumkan gambar pemuda pancasila di atribut atribut kampanyenya.
Acara tersebut dihadiri lebih dari lima ratus anggota pemuda pancasila di seluruh level kepengurusan se-DIY. (age)
