BERNAS.ID – Wi-Fi 7 menjadi bahan perbincangan di awal September lalu saat model iPhone 16 terbaru mendukung standar nirkabel paling baru itu. Hampir bisa dipastikan Wi-Fi 7 akan menawarkan kecepatan yang lebih baik, serta latensi, keandalan dan kemampuan yang ditingkatkan untuk menangani banyak perangkat sekaligus.
Aliansi Wi-Fi, jaringan yang membawahi lebih dari 900 perusahaan yang mengembangkan dan mensertifikasi teknologi Wi-Fi, secara resmi telah meluncurkan program Wi-Fi 7 Bersertifikat pada bulan Januari 2024. Sejak saat itu, perangkat seperti ponsel, laptop dan router layak mendapatkan stempel persetujuannya. Sebenarnya Sertifikasi Wi-Fi terbaru ini telah dinantikan sejak awal 2019 saat Wi-Fi 6 masih tergolong baru saat itu.
Untuk memanfaatkan teknologi Wi-Fi 7 ini, Anda setidaknya harus memiliki router dan perangkat yang mendukungnya, serta layanan internet yang cukup cepat yang kecepatannya dapat dicek secara mudah dan gratis dengan mengakses situs Speed.is. Namun seperti standar Wi-Fi sebelumnya, Wi-Fi ternyata cukup kompatibel dengan perangkat yang hanya mendukung Wi-Fi 6, tapi dilengkapi dengan router yang mendukung Wi-Fi 7.
Apa itu Wi-Fi 7?
Sesuai dengan namanya, Wi-Fi 7 merupakan generasi teknologi nirkabel ketujuh, yang diperkenalkan setelah kemunculan Wi-Fi 6 yang diluncurkan pada 2019 dan Wi-Fi 6E pada 2020. Ia merupakan kumpulan standar teknologi yang diciptakan oleh Institute of Electrical and Electronic Engineers, di mana standar resminya untuk Wi-Fi 7 adalah 802.11be.
Baca Juga : 3 Rekomendasi Paket Wifi Murah yang Cocok Dipasang di Rumah
Seperti sudah disinggung sedikit di atas, jika Anda ingin mengambil manfaat dari fitur baru dan performa Wi-Fi 7 yang ditingkatkan, maka Anda perlu meng-upgrade perangkat Anda. Ini artinya Anda perlu membeli router dan akses poin yang baru, belum lagi ponsel, laptop, TV pintar yang mendukung teknologi Wi-Fi terbaru ini.
Apa Saja Keunggulan Wi-Fi 7?
Tentu saja Wi-Fi 7 ini jauh lebih cepat, mendukung lebih banyak koneksi, dan lebih adaptif untuk menjaga performa latensi rendah yang dapat diandalkan. Dengan kata lain, keunggulan ini akan membantu mengantarkan video berkualitas tinggi dan bermain gim cloud yang lebih baik, serta melayani penerapan AR dan VR yang memerlukan kecepatan internet yang tinggi dan latensi yang rendah. Untuk itu, Anda juga perlu memastikan kecepatan internet di rumah Anda untuk mendukung penggunaan teknologi Wi-Fi 7 dengan cara mengeceknya melalui website Indihome Speedtest.
Selain itu, Wi-Fi 7 dapat memecahkan masalah kemacetan dan gangguan, yang tentu saja sangat bermanfaat bagi kawasan padat penduduk dengan tingkat penggunaan perangkat yang cukup tinggi. Tidak hanya kawasan padat penduduk, teknologi Wi-Fi 7 juga akan lebih terlihat manfaatnya bagi area bisnis dan lokasi yang lebih besar.
Bagaimana Cara Kerja Wi-Fi 7?
Wi-Fi 7 masih menggunakan tiga band yang sama seperti Wi-Fi 6E yaitu 2.4GHz, 5GHz dan 6GHz. Perbedaannya adalah Wi-Fi 7 menggandakan ukuran saluran band 6GHz, dari 160MHz menjadi 320MHz. Anggap saja seperti jalan tol yang tadinya memiliki 2 jalur, kini menjadi 4 jalur, maka jumlah data yang bisa ditransmisikan sekaligus akan meningkat secara pesat.
Baca Juga : Ekosistem Digital Berbasis Masyarakat, Upaya Pemanfaatan Ratusan WiFi Publik Jogja
Sebagai contoh, laptop biasa yang mendukung Wi-Fi 7 bisa menjangkau potensi maksimum 5.8Gpbs, yang artinya 2,4 kali lebih cepat dari laptop yang hanya mendukung Wi-Fi 6 atau 6E.
Di samping itu, Wi-Fi 7 bekerja dengan cara pengoperasian multi-link atau MLO, di mana akan memungkinkan perangkat Wi-Fi 7 untuk terhubung pada dua band secara simultan. Hal ini berbeda dengan cara kerja Wi-Fi 6 dan 6E yang menyediakan akses ke banyak band, namun perangkat hanya terhubung ke satu band dalam satu waktu. Karena itu, Wi-Fi akan menghasilkan kecepatan internet yang lebih baik, juga latensi yang sangat rendah. (adv)
