JAKARTA, BERNAS.ID – Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, memastikan pengamanan maksimal telah disiapkan untuk mendukung kelancaran debat ketiga pasangan Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta. Debat ini akan berlangsung hari ini, Minggu (17/11/2024), di Hotel Sultan, Jakarta.
“Seluruh aspek keamanan telah kami persiapkan dengan matang agar acara dapat berjalan lancar tanpa gangguan,” ujar Susatyo saat memberikan keterangan pers.
Pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Mantap Praja Jaya 2024, sebuah operasi terpadu yang bertujuan menjaga keamanan dan ketertiban selama seluruh tahapan Pilkada. Untuk mendukung tugas ini, kepolisian telah berkoordinasi erat dengan TNI dan pihak terkait guna menciptakan sinergi yang efektif.
Baca Juga : Debat Final Pilkada Jakarta 2024, Adu Gagasan Tiga Paslon Soal Lingkungan dan Perubahan Iklim
Susatyo menegaskan pentingnya profesionalisme dan netralitas seluruh personel yang terlibat. Ia mengingatkan bahwa keterlibatan dalam politik praktis sangat dilarang. “Netralitas adalah kunci untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi. Anggota yang bertugas juga tidak diperkenankan membawa senjata api,” tegasnya.
Ia juga meminta masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban selama berlangsungnya tahapan Pilkada. “Dukungan dari masyarakat sangat penting agar kegiatan ini berjalan damai. Hormati perbedaan pilihan politik dan patuhi aturan yang ada,” tambahnya.
Baca Juga : Polri Terjunkan 1.221 Petugas Gabungan Amankan Venue Debat Kedua Pilkada Jakarta
Mengingat potensi tingginya jumlah massa dari tim pendukung masing-masing calon, kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Hotel Sultan. Warga yang tidak berkepentingan diminta mencari rute alternatif guna menghindari kemacetan.
Debat ketiga ini akan mempertemukan tiga pasangan calon gubernur dan wakil gubernur: Ridwan Kamil–Suswono, Pramono Anung–Rano Karno, dan Dharma Pongrekun–Kun Wardana. Mereka akan memaparkan visi dan misi terbaik mereka untuk memimpin ibu kota selama lima tahun ke depan.
Susatyo berharap debat ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menilai kualitas para kandidat secara objektif. “Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi cerminan demokrasi yang sehat, aman, dan bermartabat,” tutupnya. (DID)
