JAKARTA, BERNAS.ID – Juru Bicara PDI Perjuangan Mohamad Guntur Romli menyatakan, penggeledahan rumah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Bekasi oleh Komisi Pemberantas Korupsi, diduga bagian dari upaya untuk mengalihkan isu dari pengumuman OCCRP yang menempatkan Jokowi sebagai finalis terkorup di dunia tahun 2024.
Ia mengaku mendapatkan informasi, Jokowi sangat terganggu dan marah atas pengumuman OCCRP itu.
“Melakukan segala cara untuk menutupi berita ini dengan pengerahan buzzer dan intimidasi,” beber Guntur Romli kepada wartawan, Selasa (7/1/2025).
Baca Juga : Datangi KPK, NURANI 98 Dorong Pemeriksaan Jokowi Beserta Keluarga
Bahkan disebut ada pengerahan buzzer di media sosial untuk mendiskreditkan OCCRP, dan pihak-pihak yang mendukung agar pengumuman OCCRP dilanjutkan oleh penegak hukum agar segera memeriksa dugaan korupsi dan pencucian uang Jokowi dan keluarganya.
Baca Juga : Bukan Soal Kapan Dibuka, Tapi Apakah Penegak Hukum Mau Menindaklanjuti Video Milik Hasto?
Sementara itu, penggeledahan di rumah Hasto kata Guntur bersamaan ada aktivis dan LSM mendatangi KPK, yang meminta KPK menindaklanjuti kasus dugaan korupsi dan pencucian Jokowi.
Maka, dilaksanakanlah kegiatan penggeledahan rumah Hasto Kristiyanto untuk mengalihkan isu,” duganya. (FIE)
