JAKARTA, BERNAS.ID – DPRD DKI Jakarta menilai, pemerintah daerah lewat badan usaha milik daerah (BUMD) tidak hanya fokus mencari profit atau keuntungan saja. Tetapi perseroan daerah itu juga harus peka terhadap musibah yang dialami warga Jakarta.
Seperti yang dialami oleh warga Kemayoran, Jakarta Pusat yang dilanda kebakaran pada Selasa (21/1/2025) pukul 01.00 lalu. Sebanyak 543 rumah warga di 11 RT ludes dilahap si jago merah, yang diduga karena adanya korsleting listrik.
Baca Juga : DPRD DKI dan AS Perkuat Kolaborasi, BUMD Siap Ikuti SelectUSA Summit 2025
Anggota DPRD DKI Jakarta, Wa Ode Herlina, mengapresiasi gerak cepat Perumda PAM Jaya dalam memberikan bantuan berupa pasokan air bersih kepada warga korban kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat.
Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, bantuan ini bisa menjadi perseroan daerah lainnya untuk ikut terlibat mengurangi beban warga yang terkena musibah.
“Di lokasi kebakaran ini, PAM Jaya itu cepat banget. Jadi jam 1 malam kebakaran, pagi itu mereka sudah datang (kirim bantuan),” kata Wa Ode pada Selasa (4/2/2025).
Baca Juga : DPRD Ingatkan Kesadaran Pengelola Gedung dalam Penuhi Syarat Proteksi Kebakaran
“Nah kan pertama tuh kebakaran di RW 5, besoknya tuh PAM Jaya langsung datang. Terus kemudian RW 6, RW 4 sekarang. Cepat kok (kirim bantuan),” tambahnya.
Hal senada juga disampaikan Anggota DPRD DKI Jakarta, Bebizie Sri Mulyati. Dia menilai positif atas inisiatif Perumda PAM Jaya yang memberikan bantuan berupa pasokan air bersih kepada warga korban kebakaran.
“Ya bagus dong, itu kan memang pekerjaan PAM Jaya berhubungan dengan air. Jika ada bencana di suatu tempat, otomatis mereka yang bekerja di lingkup tersebut, harus paling utama untuk memberikan bantuan,” kata Bebizie.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda PAM Jaya, Arief Nasrudin menyatakan, perseroan memberikan percepatan bantuan itu karena sesuai dengan kebutuhan.
Apalagi air merupakan salah satu kebutuhan pokok dan dasar manusia dalam menunjang kegiatannya setiap hari.
“Ya memang sudah kewajiban kami (PAM Jaya) menyediakan air bersih dan panggilan kemanusiaan juga nomor satu,” pungkasnya. (DID)
