BERNAS – Google Maps bukan sekadar aplikasi navigasi biasa. Selain menunjukkan rute tercepat, kamu juga bisa melihat arah mata angin di Google Maps untuk memastikan arah perjalananmu lebih akurat. Fitur ini sangat berguna, terutama saat kamu berada di lokasi yang belum familiar atau ingin memastikan kiblat saat bepergian.
Banyak orang tidak sadar bahwa Google Maps memiliki kompas bawaan yang dapat membantu kamu mengetahui arah mata angin dengan mudah. Jadi, kalau kamu sering kesulitan menentukan arah utara atau selatan, kamu perlu memahami cara melihat arah mata angin di Google Maps. Berikut ini langkah-langkahnya.
Cara Melihat Arah Mata Angin di Google Maps
1. Mengaktifkan Kompas di Google Maps
Kompas di Google Maps muncul secara otomatis ketika kamu menggunakan mode navigasi atau menekan ikon lokasi. Jika belum muncul, lakukan langkah berikut:
- Buka aplikasi Google Maps di smartphone.
- Ketuk ikon Lokasi Saya (ikon berbentuk target) di sudut kanan bawah.
- Jika kompas tidak muncul, putar perangkat kamu ke berbagai arah hingga ikon kompas tampil.
- Ikon merah di kompas menunjukkan arah utara, sementara bagian lainnya menyesuaikan arah mata angin lainnya.
2. Menggunakan Fitur Live View untuk Orientasi Arah
Google Maps juga memiliki fitur Live View yang memanfaatkan AR (Augmented Reality) untuk memberikan arah lebih akurat. Berikut caranya:
- Masukkan lokasi tujuan di Google Maps dan pilih Mulai Navigasi.
- Ketuk Live View untuk mengaktifkan mode kamera.
- Arahkan kamera ke sekitar, dan aplikasi akan menampilkan petunjuk arah berbasis lingkungan sekitar kamu.
- Dengan fitur ini, kamu bisa lebih mudah menentukan posisi utara, selatan, timur, dan barat berdasarkan petunjuk visual.
3. Memanfaatkan Sensor Magnetometer di HP
Jika fitur kompas di Google Maps kurang akurat, bisa jadi sensor magnetometer di smartphone kamu perlu dikalibrasi. Berikut langkah-langkah mengkalibrasi sensor:
- Buka Google Maps dan tekan ikon Lokasi Saya.
- Jika ada notifikasi Kalibrasi Kompas, ikuti petunjuknya.
- Gerakkan ponsel membentuk angka 8 sebanyak beberapa kali.
- Setelah itu, kompas akan lebih akurat dalam menunjukkan arah mata angin.
4. Menentukan Arah Mata Angin Tanpa Kompas
Jika kompas tidak bisa digunakan, kamu masih bisa menentukan arah mata angin dengan trik berikut:
- Perhatikan posisi matahari: Matahari terbit dari timur dan terbenam di barat, ini bisa membantu kamu memperkirakan arah.
- Gunakan fitur peta satelit: Beralih ke mode Satelit di Google Maps agar bisa melihat orientasi jalan dan bangunan berdasarkan arah sebenarnya.
- Gunakan bayangan benda: Bayangan di siang hari cenderung mengarah ke utara jika kamu berada di belahan bumi selatan, dan sebaliknya.
Mengetahui cara melihat arah mata angin di Google Maps bisa sangat membantu kamu dalam navigasi, terutama saat menjelajah tempat baru. Dengan fitur kompas, Live View, serta trik sederhana lainnya, kamu bisa lebih percaya diri dalam menentukan arah perjalanan.
Baca Juga: 9 Menu Option di Google Maps yang Penting untuk Kamu Pahami
Kenapa Mengetahui Arah Mata Angin di Google Maps Penting?
Mengetahui arah mata angin sangat membantu dalam navigasi, terutama saat:
- Menentukan arah kiblat saat bepergian.
- Menyesuaikan rute dengan kondisi medan.
- Menghindari kesalahan arah di jalan satu arah atau persimpangan rumit.
Dengan fitur ini, perjalanan kamu jadi lebih lancar dan efisien!
Bergabung Menjadi Reseller Laptop PT Adolo Coaching Mentoring
Jika kamu ingin mendapatkan penghasilan tambahan dengan menjadi reseller laptop, sekarang waktunya bergabung dengan PT Adolo Coaching Mentoring. Nikmati keuntungan menarik dan peluang bisnis yang menjanjikan.
Dengan menjadi reseller, kamu bisa menawarkan produk berkualitas sekaligus mendapatkan komisi yang menguntungkan. Jangan lewatkan kesempatan ini!***
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma
