YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Paguyuban lintas iman Srawung Kotabaru akan menggelar event Srawung Kobarun pada 28 Juni 2025 mendatang.
Dengan mengambil tempat start dan finish di Jalan I Dewa Nyoman Oka, tepatnya diantara Gereja HKBP Yogyakarta dan Gereja St. Antonius Kotabaru, pelari yang akan terbagi atas dua kategori 3K dan 5K, serta dilepas pada pukul 05.00 WIB.
Ketua Pelaksana Srawung Kobarun, Stevanus Bagas Anggito Suryo menyampaikan, untuk peserta pihaknya menargetkan sedikitnya ada 800 peserta yang akan mengikuti fun run antar lintas iman tersebut.
Baca Juga : Ribuan Pelari Ramaikan Jogja Heritage Fun Run 2024
“Sasaran peserta kami meliputi umat Gereja St. Antonius Kotabaru, umat Masjid Syuhada, umat Gereja HKBP Yogyakarta, dan masyarakat umum,” ujarnya saat menggelar konferensi pers, Sabtu (12/4/2025).
Stevanus menambahkan, dalam kegiatan fun run ini, panitia telah menentukan jalur khusus yang akan melewati bangunan ikonik dan bersejarah di wilayah Kotabaru.
“Sekaligus mengenalkan kekayaan sejarah dan budaya Kotabaru kepada masyarakat luas,” lanjutnya.
Dalam acara tersebut, juga akan digelar bazar UMKM yang menghadirkan puluhan tenant dengan berbagai jenis usaha yang di prioritaskan berasal dari wilayah Kotabaru.
“Tidak hanya membantu perputaran perekonomian saja, kami berharap mampu memperkenalkan berbagai ragam UMKM kepada masyarakat luas,” katanya.
Sebagai hiburan akan diadakan sesi Zumba bersama instruktur nasional, pembagian berbagai macam hadiah, serta lomba kostum paling kreatif.
Baca Juga : Kotabaru Heritage Film Festival 2024 Tampilkan 40 Film dari Berbagai Kota
Paguyuban Srawung Kotabaru sendiri adalah paguyuban lintas iman yang menaungi tiga rumah ibadah, Gereja Katolik Santo Antonius Padua Kotabaru, Masjid Agung Syuhada, dan Gereja HKBP Yogyakarta yang lokasinya terletak di wilayah Kotabaru, Yogyakarta.
Paguyuban ini dibentuk secara resmi pada 21 Januari 2025 bertempat di Aula Pastoran Gereja St. Antonius Padua Kotabaru dengan dihadiri oleh masing-masing perwakilan dari ketiga rumah ibadah tersebut.
Srawung Kotabaru dibentuk bertujuan untuk menjadi wadah yang menjaga, merawat, dan mempererat rasa toleransi, serta sikap saling menghargai antar masyarakat, baik dalam konteks kehidupan beragama, kebudayaan, maupun dalam aktivitas sehari-hari. (cdr)
