YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Yogyakarta dikenal sebagai salah satu kota wisata terpopuler di Indonesia. Kota ini menawarkan beragam destinasi menarik mulai budaya, bentang alam, hingga kulinernya.
Tempai ini, memiliki kekayaan kulinernya yang menggugah selera. Anda dapat menikmati gudeg yang manis dan lezatnya aneka jajanan tradisional seperti geplak dan bakpia.
Setiap sudut kota ini menawarkan pengalaman dan membawa citarasa berbeda.
Makanan khas yang bermula hasil akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa menjadi oleh-oleh wajib yang dibawa ketika ke Jogja. Bakpia sebagai simbol kuliner klasik Yogyakarta yang
tetap memiliki tempat istimewa di hati masyarakat, terbukti sepanjang jalan kawasan Malioboro penuh dengan makanan ini.
Baca Juga : Unik, Gerai Bakpia di Kalasan Ini Buka 24 Jam
Teras Malioboro adalah salah satu destinasi utama untuk mencari bakpia. Di sini, tersedia aneka rasa dan merek dagang yang menawarkan variasi bakpia dari yang klasik hingga modern. Tempat ini juga sering mengadakan pameran dan event yang bertujuan untuk mempromosikan.
Selama 4 hari, Teras Malioboro kembali menghadirkan kegiatan kuliner yang menggugah selera dengan nilai lokal, yaitu Pesta Bakpia, yang berlangsung selama 17–20 April 2025 di halaman Teras Malioboro.
Dimulai dari pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB, event ini menghadirkan lebih dari 10 produsen bakpia dari tenant-tenant lokal Teras Malioboro.
Tersedia dengan ragam varian ekonomis maupun premium. Selain itu, ada promo spesial, lomba seru dan keuntungan lainnya.
Ragam Promo Spesial, Harga Super Terjangkau
Pesta Bakpia bukan hanya menawarkan kemeriahan, tetapi juga berbagai promo menarik dan ekonomis yang sayang untuk dilewatkan.
Pengunjung dapat memilih berbagai paket hemat yang ditawarkan selama acara, seperti: Promo Paket 1: Rp 100.000 untuk 12 box Bakpia Kering (1 box isi 10 pcs); Promo Paket 2: Rp 100.000 untuk 11 box Bakpia Basah (1 box isi 10 pcs); Promo Paket 3: Rp 35.000 untuk 4 box Bakpia Kering (1 box isi 10 pcs); Promo Paket 4: Rp 100.000 untuk 5 box Pie Susu; Promo Bundling: Rp 100.000 untuk 3 box Bakpia Kering (isi 20 pcs) dan 2 pack
Pie Susu.
Tidak hanya itu, setiap pembelian bakpia juga akan disertai dengan voucher diskon 10% yang bisa digunakan untuk berbelanja di area lantai 2 Teras Malioboro (syarat dan ketentuan berlaku).
Ini menjadi insentif tambahan yang tidak hanya menguntungkan pengunjung, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi tenant-tenant lainnya.
Bakpia Champions: Tantangan Seru untuk Para Pecinta Bakpia
Acara ini juga akan semakin seru dengan adanya kompetisi unik bertajuk “Bakpia Champions”, yang akan digelar pada hari Sabtu, 19 April 2025 pukul 15.00 sampai selesai.
Dalam lomba ini, para peserta akan berlomba memakan bakpia sebanyak-banyaknya dalam
waktu 1 menit.
Baca Juga : Pedagang Eks Teras Malioboro 2 Diminta Segera Ambil Undian Pemindahan Lapak
Perlombaan ini terbuka untuk umum (on the spot) dan menjadi ajang adu kecepatan serta ketangguhan para peserta dalam melahap bakpia kuliner legendaris khas Yogyakarta.
Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan daya tarik tersendiri dan tentunya menjadi tontonan menarik bagi para pengunjung.
Komitmen Teras Malioboro dalam Mendorong UMKM Lokal
Menurut Hellen Phornica selaku Kepala Balai Layanan Usaha Terpadu, kegiatan ini merupakan bagian dari agenda tahunan Teras Malioboro yang pada tahun ini diinisiasi langsung oleh para tenant.
Kegiatan ini juga bersifat layer effect kepada tenant Teras Malioboro lainnya melalui voucher diskon yang dibagikan setiap pembelian bakpia.
“Harapannya kegiatan ini dapat meningkatkan traffic kunjungan dan bermanfaat untuk tenant
Teras Malioboro yang lain secara khusus tenants Craft & Fashion di Teras Malioboro area Beskalan,” ujar Hellen, Kamis (17/4/2025).
Dengan konsep layer effect, Pesta Bakpia tidak hanya berfokus pada penjual bakpia saja, tetapi turut mendorong peningkatan penjualan di sektor-sektor lain seperti produk kerajinan, fashion di Teras Malioboro lantai 2 beskalan.
Pesta Bakpia 2025 bukan sekadar festival makanan, tetapi juga wujud nyata bagaimana sinergi antar pelaku usaha lokal dapat menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan sambil tetap menjaga nilai-nilai
kebersamaan.
“Sinergi antar tenants menjadi salah satu focus Pengelola dalam hal ini Pemerintah Daerah DIY melalui Dinas Koperasi dan UKM DIY mewujudkan Teras Malioboro dadi siji, hal ini
tentunya bukan sesuatu yang mudah namun menjadi nilai khusus perlu diberikan apresiasi. Apalagi kegiatan yang bersifat mandiri dan tumbuh dari Tenants menjadi salah-satu wujud
keseriusan Pemerintah Daerah membangun dan menumbuh kembangkan Teras Malioboro
yang berdikari sebagai tempat wisata belanjanya Jogja,” jelas Srie
Nurkyatsiwi selaku Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY disela-sela apel pagi di Dinas Koperasi dan UKM DIY Senin kemarin. (*/cdr)
