YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Pemkot Yogyakarta bakal menggelar acara Gelar Pelajar dan Pemuda Kolaborasi Yogowes, dengan meluncurkan Gerakan Resesik Sekolah, dan Launching Sekolah Tunas Unggul, Jumat, 2 Mei 2025. Acara ini digelar untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional 2025.
Secara seremonial, acara akan digelar di SMP N 16 Yogyakarta. Di acara ini, akan dilakukan gerakan reresik (bersih-bersih) sekolah yang perdana, dan akan berkelanjutan.
Kepala Dindikpora Kota Jogja Budi Santosa Asrori menjelaskan, gerakan reresik sekolah ini akan digelar rutin di semua sekolah tiap hari Jumat Wage. Resesik ini akan dilakukan sekitar 30 menit sampai satu jam.
“Kenapa Jumat Wage, biar mudah mengingat, karena setelah Kamis Pon memakai pakaian adat gagrak Jogja, besoknya melaksanakan resik-resik,” ujar Budi, Senin 28 April 2025.
Baca juga: Awali Masuk Sekolah, Murid TK Indriyasana Baciro Bergembira
Ia menambahkan, guna meningkatkan mutu pendidikan dasar, pihaknya akan melaksanakan Program Penguatan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang sudah ada menjadi Sekolah Tunas Unggul. Akses sekolah negeri bakal terbuka untuk semua kalangan, sehingga semua golongan masyarakat dapat memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas dengan dukungan pemerintah Kota Yogyakarta.
“Sekolah Tunas Unggul diharapkan dapat menjawab kesenjangan akses dengan menguatkan SD dan SMP negeri yang sudah ada, yaitu SD Negeri Puro Pakualaman dan SMP Negeri 16,” kata dia.
Ia menambahkan, dengan Program Sekolah Tunas Unggul, Pemerintah Kota Yogyakarta akan meningkatkan kualitas guru, infrastruktur, dan mentransformasi sistem pembelajaran di SD Negeri Puro Pakualaman dan SMP Negeri 16 untuk menghasilkan peserta didik yang berkarakter mulia dan unggul dalam akademik, seni budaya, dan bahasa asing.
“Sekolah Tunas Unggul diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mencari sekolah berkualitas dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Yogyakarta,” imbuh dia.
Semua program yang akan diluncurkan, baik program reresik sekolah maupun Sekolah Tunas Unggul menurut Budi akan dievaluasi. Untuk Sekolah Tunas Unggul diharapkan bisa terasa hasilnya sesudah dua semester.
“Jadi semua sekolah di Kota Jogja nantinya bisa menjadi sekolah favorit,” kata dia. (den)
