JEMBER, BERNAS.ID – Kantor Bea Cukai Jember mengadakan forum konsultasi publik dengan para pengguna jasa untuk wilayah Jember, Bondowoso dan Situbondo.
Acara tersebut sebagai feedback atas kontribusi besar para pengguna jasa di bawah kantor Bea dan Cukai Jember. Forum mengundang 54 perusahaan yang secara aktif berkontribusi pada kepabeaan dan cukai di aula belakang Kantor Bea Cukai Jember, Selasa, (29/5/2025).
Baca juga: Begini Perlakuan Bea Cukai Jember Terhadap Pelaku dan Barang Bukti Arak Api Hasil Razia di Silo
Kepala kantor Bea Cukai Jember, Asep Munandar, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pengguna bea cukai yang selama ini memberikan kontribusi besar bagi penerimaan negara, khususnya di 3 kabupaten di atas.
Dalam sambutannya, Asep menyampaikan, penerimaan kepabeaan dan bea cukai di bawah kantor yang ia pimpin tahun 2024 sebesar Rp1,27 Triliun. Target Kabupaten Jember sebesar Rp1,26 triliun pada tahun lalu.
Capaian tersebut melebihi target yang dibebankan Kemenkeu melalui Dirjen Bea dan Cukai untuk Kantor Jember.

Forum konsultasi publik Bea Cukai dengan pengguna jasa ini mengambil tema menyatukan aspirasi, menguatkan sinergi. Ini mengandung arti bahwa Kantor Bea Cukai Jember menyatukan aspirasi guna memperkuat sinergi dengan pengguna jasa cukai.
Sementara itu Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Timur II, Agus Sudarmadi, dalam berbagai forum mengapresiasi terselenggaranya.
Agus, sapannya, menyampaikan, kontribusi perokok dalam penerimaan negara tidak bisa dianggap enteng.
Secara nasional pada tahun 2024 penerimaan bea masuk sebesar Rp162 Triliun. Satu sektor ini, yaitu industri rokok, menjadi penyumbang besar melebihi BUMN atau BUMD.
Apalagi ketika masa pandemi covid-19, tahun 2020, 2021 dan 2022 penerimaan cukai berada pada puncak tertinggi pada saat sektor lain terpuruk.
Agus mengungkapkan, para perokok tidak menyadari bahwa 60 persen harga rokok yang dibeli masuk ke dalam penerimaan pajak.
Baca juga: Konsumsi Rokok Alami Down Grade, Rokok Murah Makin Digemari di Jember
Usai Perayaan-sambutan, acara dilanjutkan dengan diskusi publik dengan narasumber Kakanwil DJBC Jatim II Agus Sudarmadi, Kepala Kantor Bea Cukai Jember dan Prof Dr. Ika Barokah pembelajar dari FEB Universitas Jember. (sgt)
