JAKARTA,BERNAS.ID –Komunitas sosial Rangkul Tangan (RANTANG) kembali melebarkan sayapnya untuk mengadakan kegiatan one-day teaching berbasis fun-learning ke wilayah Bekasi. RANTANG sendiri berfokus pada pengembangan isu pendidikan bagi anak-anak pra-sejahtera yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya. Project kali ini mengusung tema “Mengajar Anak-Anak di Bantar Gebang (Edisi PKN)” dan merupakan project spesial kolaborasi bersama komunitas Kelas Anak Ceria (KAC).
Kegiatan ini dihadiri oleh 20 anak dan 20 kakak volunteer dari kedua komunitas. Menggunakan pendekatan fun-learning sebagai metode utama, kegiatan ini dirancang agar materi pembelajaran disampaikan dengan cara yang menyenangkan, mudah dipahami, dan mampu menginspirasi anak-anak dalam menyerap materi yang disampaikan oleh para volunteer.
Dalam rangka memperingati dua momen penting pada bulan Mei, yaitu Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional, para volunteer membawakan dua materi utama.
Baca Juga :Komunitas Rangkul Tangan Gandeng Adik-Adik Marginal; Lakukan Penyuluhan Edukasi Kesehatan
Pada sesi pertama, anak-anak dikenalkan dengan tokoh Ki Hajar Dewantara sebagai Bapak Pendidikan Nasional. Para volunteer menjelaskan makna pendidikan serta manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari. Adik-adik partisipan juga diajak berdiskusi tentang cita-cita mereka. Suasana menjadi hangat dan penuh harapan saat mereka menyebutkan keinginan untuk menjadi dokter, guru, polisi, dan profesi-profesi lainnya yang mereka impikan. Melalui sesi ini, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang sejarah pendidikan, tetapi juga terdorong untuk mulai memikirkan masa depan mereka dengan lebih positif dan percaya diri.
Sesi kedua membahas tentang Hari Kebangkitan Nasional. Dalam sesi ini, kakak volunteer mengenalkan anak-anak pada berbagai tokoh pahlawan kebangkitan nasional melalui cerita dan nyanyian bertema “mengenal pahlawan”. Anak-anak juga diajarkan makna dari beberapa peribahasa yang relevan dengan nilai perjuangan, semangat, dan persatuan. Kegiatan ini mendorong anak-anak untuk memahami pentingnya semangat kebangsaan dan menghargai jasa para pahlawan, sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air dalam diri mereka sejak usia dini.
Baca Juga :Komunitas Rangkul Tangan Tunjukan Kepeduliannya Terhadap Adik-Adik Pejuang Penyakit Kronis
Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi fun-art di mana anak-anak mewarnai totebag bergambar pahlawan. Kegiatan ini menjadi sarana kreativitas sekaligus refleksi visual dari apa yang telah mereka pelajari. Sebagai penutup, para volunteer mengajak anak-anak bermain dalam sesi fun-games yang seru dan penuh semangat kebersamaan. Tawa ceria dan energi positif memenuhi akhir kegiatan hari itu.
Melalui kegiatan ini, Rangkul Tangan dan KAC berharap dapat menumbuhkan semangat belajar, cinta tanah air, dan cita-cita tinggi dalam diri anak-anak pra-sejahtera. Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian komunitas terhadap pemerataan akses pendidikan yang menyenangkan dan bermakna bagi semua anak.
Komunitas Rangkul Tangan juga selalu mendukung semangat anak-anak partisipan dengan memberikan school kit yang berisi peralatan sekolah seperti buku, pensil, dan perlengkapan lainnya, untuk mendukung kebutuhan belajar mereka. Harapannya, dengan dukungan tersebut, anak-anak dapat lebih termotivasi untuk terus bersekolah dan meraih impian mereka. (FIE)
