BANDUNG, BERNAS.ID – Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Bandung turut ambil bagian dalam latihan simulasi penanggulangan bencana gempa bumi yang digelar Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Bandung di Lapangan Cicabe, Jatihandap, Mandalajati, pada 26–27 Mei 2025.
Ketua FPRB Kota Bandung, Trio Meirdiano, menyampaikan bahwa pihaknya dilibatkan secara penuh sejak tahap persiapan, pelaksanaan, hingga penutupan latihan.
“Lanal Bandung mengirim surat resmi kepada kami untuk berkolaborasi. Kami diminta mengerahkan personel dari berbagai komponen yang tergabung di FPRB. Total ada sekitar 75 orang dari 33 mitra dan komunitas,” ujar Trio dalam keteranganya, Kamis (29/5/2025).
Mereka yang tergabung antara lain Team Badak, MENWA, Pramuka, SAR FKPPI, Yayasan Eretan, MRI, RAPI, ORARI, REDKAR, Rumah Zakat, Forum RW, Karang Taruna, hingga organisasi profesi seperti HIMPSI dan relawan dari berbagai wilayah.
Trio menjelaskan, dalam simulasi ini FPRB bertugas mengarahkan warga saat terjadi bencana dan mengkoordinasikan informasi kepada para pemangku kepentingan.
“Kami ini mitra strategis Pemkot Bandung yang diakui melalui SK Wali Kota. Tugas kami jelas: memperkuat mitigasi dan kesiapsiagaan. Apalagi BPBD Kota Bandung saat ini masih dalam tahap pembentukan. Jadi kehadiran FPRB sangat vital,” tegasnya.
Baca Juga : Banjir Kota Bandung! Erick Darmadjaya : Pelanggaran Tata Ruang
Ia menambahkan, simulasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas semua pihak, khususnya dalam memahami alur koordinasi darurat melalui sistem SKPDB (Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana).
“Simulasi ini sangat penting sebagai latihan pra-bencana. Kita jadi tahu harus berbuat apa dan berkoordinasi dengan siapa saat bencana terjadi,” ujarnya.
Trio juga mengapresiasi kehadiran Wali Kota Bandung yang menyaksikan langsung latihan gabungan ini. Ia menilai langkah Lanal Bandung yang memelopori kegiatan ini menjadi tonggak baru dalam membangun kesiapsiagaan lintas sektor di Kota Bandung. (DID)
