JEMBER, BERNAS.ID – Seorang sutradara film dokumenter asal Kota Haarlem Belanda tertarik mendokumentasikan upacara HUT RI ke-80 di Kecamatan Sukorambi.
Momen langka ini menarik perhatian seluruh peserta upacara, tidak luput juga para pejabat dan warga yang menonton secara langsung di lapangan Kecamatan Sukorambi, Minggu, (17/8/2025).
Baca juga: Kabangkitan Pariwisata Jember Perlu Dukungan Semua Pihak
Gaya sutradara film dalam mengambil gambar dan video tidak seperti jurnalis pada umumnya. Dia tampak tidak canggung merekam dengan kamera pro dari atas rumput. Bahkan dia bersikap merunduk seperti orang sedang mengintip sasaran yang sulit ditangkap. Kontan saja semua mata tertuju kepadanya.
Dia adalah Alexander Euge’ne Marie. Pria kelahiran 1952 asal Haarlem Belanda itu datang ke Sukorambi bertepatan saat warga sedang merayakan hari kemerdekaan RI.
Zakki, salah seorang tour gaet dari Alexander Euge’ne Marie, menerjemahkan ungkapan turisnya itu, bahwa Alexander mengaku sangat kagum dengan semangat masyarakat Indonesia khususnya Sukorambi dalam memperingati hari kemerdekaan.

“Kami bisa merasakan rasa bangga dan cinta tanah air yang begitu kuat. Tradisi ini sangat menarik bagi kami, karena di Belanda tidak ada peringatan nasional yang dirayakan secara masif seperti yang disertai dengan berbagai kegiatan rakyat di pelosok pelosok desa ” kata Zakki menerangkan kalimat Alexander usai upacara.
Setelah mendokumentasikan upacara bendera, wisatawan Belanda tersebut juga mengikuti sejumlah rangkaian acara hiburan, seperti parade seni budaya tarian PSHT Sukorambi, penampilan drumband pelajar SMPN 1 Sukorambi dan lomba-lomba rakyat.
Alexander terlihat menikmati suasana penuh kegembiraan yang ditunjukkan oleh masyarakat Sukorambi. Kelak seluruh hasil dokumentasi itu akan dirangkai dalam sebuah film, yang akan dipersembahkan untuk bangsa Indonesia, khususnya Kabupaten Jember teristimewa Kecamatan Sukorambi.
Camat Sukorambi, Asrah Joyo Widono, menyampaikan rasa bangga atas perhatian wisatawan Belanda terhadap peringatan HUT RI di wilayahnya.
Baca Juga : Upacara Adat Saparan Bekakak Wujud Pelestarian Tradisi dan Budaya
“Alhamdulillah pelaksanaan upacara berjalan lancar. Beberapa hal yang sangat penting dalam sambutan gus bupati Jember yang saya bacakan tadi bahwa memaknai kemerdekaan adalah terus berbenah dan bekerja untuk masyarakat maka Pemkab Jember terus berbenah untuk mewujudkan Jember baru Jember maju, diantaranya ada program Cinta Bergema yaitu beasiswa untuk mahasiswa Jember, program UHC, program kesehatan untuk masyarakat Jember, serta reaktivasi bandara Noto Hadinegoro. Untuk itu gus bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kompak, bersatu dan bahu membahu,” tutur Asrah.
“Disamping itu hari ini kami kehadiran wisatawan Belanda, beliau hadir mengenang masa orang tuanya di Perkebunan Kalijompo Klungkung dan secara khusus meliput giat upacara bendera di Kecamatan Sukorambi. Ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan Indonesia memiliki daya tarik universal. Momentum ini juga menunjukkan kepada dunia bahwa masyarakat Sukorambi senantiasa menjaga nasionalisme dan kebersamaan,” imbuhnya.
Diketahui dari Manager Perkebunan Kalijompo, Ir Agus, Alexander Euge’ne Marie adalah generasi ke-4 pemilik perkebunan itu. (sgt)
