JAKARTA,BERNAS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi membongkar satu dari 11 orang yang ditetapkan tersangka pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan atau K3, Irvian Bobby Mahendro (IBM), sejak 2019-2024 IBM diduga menerima aliran uang sejumlah Rp 69 miliar melalui perantara.
Ketua KPK Setyo Budiyanto memaparkan, uang digunakan belanja, hiburan, DP rumah, setoran tunai kepada YAH, HS dan beberapa pihak lainnya.
“Digunakan untuk pemembelian sejumlah aset seperti beberapa unit kendaraan roda empat hingga penyertaan modal pada tiga perusahaan yang terafiliasi dengan PJK3,” ujar Setyo, Jumat (21/8/2025).
Baca Juga : Resmi Immanuel Ebenezer Jadi Tersangka Kasus Pemerasan
Irvian Bobby Mahendro menjabat Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 di Kementerian Ketenagakerjaan tahun 2022-2025. Total ada aliran dana Rp81 miliar hasil pemerasan dari pengurusan sertifikasi K3 kepada 11 tersangka.
Setyo juga menjelaskan konstruksi kasus terkait Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer yang juga ditetapkan tersangka.
Noel menerima Rp 3 miliar dari tersangka lainnya yakni Anitasari Kusumawati yang juga Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja 2020-2025.
Baca Juga :CBA: Jokowi dan Prabowo Harus Bertanggung Jawab Secara Moral Atas Kasus Immanuel Ebenezer
“AK menerima Rp5,5 miliar kemudian sejumlah uang tersebut mengalir kepada pihak penyelenggara negara yaitu IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan) sebesar Rp3 miliar pada bulan Desember 2024,” terang Setyo.
Terkait 22 kendaraan yang terdiri dari 15 mobil dan tujuh motor yang disita KPK, Setyo juga memastikan paling banyak disita dari Irvian Bobby. Adapun dari Noel Ebenezer hanya disita satu unit motor.(FIE)
