SLEMAN, BERNAS.ID- Kabupaten Sleman masih perlu membangun Penerangan Jalan Umum di 7.096 titik dari total kebutuhan 17.488 titik. Saat ini, sebanyak 13.265 sudah terbangun dengan kondisi di 2.966 titik kondisinya telah rusak.
Asumsi kebutuhan idealnya, PJU seharusnya dibangun setiap 40 meter dari total jalan kabupaten sepanjang 699,5 kilometer.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Heri Kuntadi mengatakan pada tahun 2025, pihaknya sudah membangun 521 titik PJU ruas jalan dengan standar teknis terbaru untuk memastikan efisiensi energi dan kualitas penerangan. Ia menyebut diperlukan intervensi cepat untuk memenuhi kebutuhan ribuan PJU yang belum terbangun dengan skema kerjasama pemerintah dan badan usaha.
“Jika kemampuan setahun hanya 500-an maka total pembangunan PJU bisa 14 tahun,” kata Heri dalam jumpa pers yang digelar di Gedung BKAD Kabupaten Sleman, Selasa (9/12).
Heri menyebut investor akan membangun sementara pemerintah akan membayar layanannya dengan skema availability payment (AP). Skema ini penting karena jika mengandalkan anggaran daerah akan berat.
Pada tahun 2026 mendatang direncanakan tidak ada pembangunan PJU ruas jalan skala besar lewat APBD. Alokasi akan difokuskan untuk pembangunan PJU permukiman sejumlah 3.781 titik dan lima PJU tenaga surya untuk wilayah yang belum memiliki jaringan listrik dengan total anggarannya Rp20,1 miliar. (*)
