JAKARTA, BERNAS.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DKI Jakarta menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) pada Minggu (14/12/2025) malam. Rakorwil ini menjadi momentum konsolidasi internal untuk menyiapkan kemenangan PSI pada Pemilu 2029.
Rakorwil dihadiri Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali yang memberikan arahan agar seluruh struktur PSI Jakarta bekerja maksimal untuk kepentingan masyarakat serta memperkuat basis elektoral partai.
Baca Juga : DPRD DKI Janji Kawal Tuntutan AMPSI soal Anggaran dan Transparansi BUMD Dharma Jaya
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Ali menyerahkan pataka PSI kepada Ketua DPW PSI DKI Jakarta, Elva Farhi Qolbina, sebagai simbol komitmen perjuangan partai di Jakarta hingga ke akar rumput.
“Saya menerima pataka Partai Solidaritas Indonesia sebagai panji perjuangan dan akan mengibarkannya di seluruh penjuru DKI Jakarta,” ujar Elva.
Elva menegaskan, di bawah kepemimpinannya, PSI Jakarta akan fokus membangun kekuatan organisasi hingga tingkat paling bawah. Ia menargetkan PSI Jakarta memiliki satu juta anggota ber-Kartu Tanda Anggota (KTA), dengan struktur kepengurusan aktif hingga tingkat RT/RW dan Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Tidak ada lagi pengurus yang diam. Target kita jelas: satu juta anggota PSI Jakarta ber-KTA dan kepengurusan solid sampai tingkat RT/RW, bahkan TPS menjelang pemilu,” tegasnya.
Baca Juga : Tolak Pemotongan Subsidi Pangan Rp370 Miliar, Fraksi PSI Walkout dari Rapat Paripurna
Rakorwil ini juga dihadiri jajaran pimpinan DPP PSI, di antaranya Wakil Ketua Umum Endang Tirtana, Sekretaris Dewan Pakar Nasional Muhammad Surya, Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Agus Mulyono Herlambang, serta Ketua Bidang Politik Bestari Barus.
Dalam arahannya, Ahmad Ali menekankan pentingnya sikap kritis, loyalitas terhadap partai, serta kerja nyata untuk kepentingan publik sebagai kunci kemenangan PSI ke depan.
Selain konsolidasi politik, Rakorwil PSI DKI Jakarta juga dimanfaatkan untuk menggalang donasi kemanusiaan bagi korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah daerah lainnya.
Rakorwil ditutup dengan penguatan struktur kepengurusan PSI DKI Jakarta dan lima wilayah administrasi, sebagai bagian dari strategi memperkuat mesin partai menghadapi agenda politik mendatang. (DID)
