YOGYAKARTA, BERNAS.ID- PDAM Tirtamarta Kota Yogyakarta melakukan sejumlah upaya untuk menjaga ketersediaan pasokan air bersih selama bulan Ramadan. Antisipasi perlu dilakukan mengingat Yogyakarta sebagai Kota Wisata yang banyak didatangi tamu dari berbagai daerah, bahkan luar negeri.
Dani Darmawan, Direktur PDAM Tirtamarta Yogyakarta mengatakan pihaknya akan menjaga pompa tetap standby 24 jam dengan menggunakan sistem piket. Kesiagaan pompa ini akan dilakukan sampai libur Idul Fitri nanti sehingga kebutuhan air di Lebaran akan tercukupi.
“Karena Jogja ini kota wisata, pastinya kami akan menjamin kebutuhan air Kota Jogja agar tercukupi. Untuk hari raya, pompa itu standby tidak libur. Kemarin sudah mengajukan petugas piket lembur untuk hari raya, tanggal merahnya. Kita berusaha untuk zero complain masalah pelayanan,” terang Dani ke awak media, Selasa 24 Februari 2026.
Baca Juga Optimalkan Kapasitas Produksi untuk Cukupi Kebutuhan Pasokan Air Selama Ramadan
Lanjut tambahnya, untuk debit air PDAM Tirtamarta saat ini sebesar 200 liter per detik dengan pelanggan sebanyak 31 ribu lebih. Untuk target pelanggan baru di tahun 2026, sebanyak 1091 sambungan baru. “Jadi, insyaallah masih mencukupi. Untuk promo tarif pasang baru senilai Rp500.000 dengan catatan sudah lolos survei. Melalui promo ini, saya berharap bisa dimanfaatkan warga masyarakat Kota Jogja untuk memasang sambungan baru atau sambungan rumah istilahnya,” urainya.
“Harapan kami untuk pelanggan PDAM bisa memanfaatkan air dengan bijaksana, tidak membuang atau memakai air tidak efisien,” imbuhnya.
Saat ini, PDAM Jogja juga menyediakan air siap minum di kawasan Malioboro. “Saya berharap bisa dimanfaatkan warga lokal, wisatawan, atau siapapun. Itu air siap minum gratis dan itu sehat siap diminum,” ucap Dani.
Tahun ini, PDAM Kota Jogja pun akan melakukan penambahan pelayanan untuk masyarakat Kota Jogja di tiga kemantren. Yaitu, Umbulharjo, Kotagede, dan Mergangsan. “Kita mulai dari tiga kementerian. Empat tahun ke depan insyaallah 14 kementerian semuanya bisa kita layani full service. Jadi kalau ada yang berlangganan bisa langsung menjadi pelanggan tanpa ada kendala belum ada jaringan. Itu target kami. Dan itu memang amanah dari Bapak Walikota Jogja,” terangnya.
“Yang kedua, menyasar SPPG dan seluruh hotel, restoran, dan kafe di Kota Jogja pada tahun 2029. Jadi, 4 tahun mulai sekarang secara bertahap akan menjadi pelanggan PDAM Kota Jogja,” tutupnya. (jat)
