JAKARTA, BERNAS.ID – PAM Jaya kembali menyalurkan bantuan toren air gratis kepada warga. Kali ini, sebanyak 270 toren dibagikan di Jakarta Utara, tepatnya di RPTRA Angke Interaktif, Kecamatan Penjaringan, Rabu (15/4/2026).
Program ini merupakan tahap ketiga setelah sebelumnya disalurkan di Jakarta Barat. Pada Januari 2026, sebanyak 100 toren diberikan kepada warga Padamulya, Angke. Kemudian pada Februari 2026, sebanyak 150 toren dibagikan di Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres.
Baca Juga : Perkuat Layanan Air Perpipaan, PAM Jaya -TP PKK DKI Bagikan 1.000 Toren Air Gratis
Di tahap ketiga ini, distribusi toren menyasar sejumlah wilayah di Jakarta Utara, yakni Dewa Ruci (43 unit), Kelapa Gading (25 unit), Muara Karang (111 unit), Sunter (41 unit), dan Yos Sudarso (50 unit). Selain penyerahan simbolis, kegiatan juga diisi dengan peninjauan ke rumah warga penerima yang telah memasang toren.
Ketua TP PKK DKI Jakarta Hani Pramono Anung, Direktur Operasional PAM Jaya Syahrul Hasan, serta jajaran terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Syahrul mengatakan, pembagian toren merupakan solusi sementara bagi warga yang masih menghadapi tekanan air rendah. Ia menegaskan, PAM Jaya terus berupaya meningkatkan layanan air bersih melalui pembangunan infrastruktur dan program sambungan baru gratis.
“Program ini membantu warga yang belum memiliki penampungan air. Kami juga terus mendorong pemerataan akses air bersih di Jakarta,” ujar Syahrul.
Baca Juga : Legislator DKI Dorong Pemprov Tingkatkan Dana Operasional PKK hingga PAUD
Ia menambahkan, program ini dijalankan bersama TP PKK DKI Jakarta sebagai bentuk kolaborasi untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat, terutama di tingkat rumah tangga.
Program ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara TP PKK DKI Jakarta dan Daya Wanita PAM Jaya terkait bantuan sosial kemasyarakatan. Sepanjang 2026, PAM Jaya menargetkan distribusi 2.000 toren air berkapasitas 300 liter di seluruh wilayah Jakarta.
Bantuan difokuskan untuk rumah tangga sederhana, khususnya pelanggan kategori 2A1 dan 2A2 dengan luas bangunan di bawah 70 meter persegi.
Salah satu penerima, Apsiah, mengaku terbantu dengan adanya toren tersebut. Selama ini ia tidak memiliki tempat penyimpanan air.
“Sekarang bisa simpan air saat aliran ada, jadi kebutuhan sehari-hari lebih terjamin,” ujarnya. (DID)
