YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Dugaan adanya pelanggaran dalam kerjasama kemitraan penyelenggaraan program dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Margosari 01, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, DIY mencuat ke publik setelah dilaporkan ke pihak kepolisian.
Laporan resmi tersebut diajukan oleh pemilik SPPG Margosari 01, Yana Karyana, dengan terlapor MH, Ketua Yayasan Mitra Karya Maporina.
Yana menyampaikan, bahwa laporan telah didaftarkan ke Polres Kulon Progo pada 23 April 2026 dengan nomor registrasi STTLP/59/IV/2026/SPKT/POLRES KULONPROGO/POLDA D.I. YOGYAKARTA.
Baca Juga : Status “Relawan” di Dapur MBG Dipersoalkan, Disnaker Tegaskan Wajib Tunduk UU Ketenagakerjaan
“Kami merasa perlu mengambil langkah hukum karena terdapat permasalahan serius yang merugikan kami. Investasi sudah kami keluarkan sesuai kesepakatan, namun terjadi praktik yang tidak sesuai aturan,” ujarnya saat konferensi pers, Senin (4/5/2026).
Menurut Yana, sejumlah bukti berupa dokumen, komunikasi tertulis, dan keterangan awal menunjukkan adanya perubahan sepihak terhadap kesepakatan setelah investasi dilakukan.
Ia juga menuding adanya ketidakjelasan dalam pengelolaan dana margin serta kurangnya transparansi keuangan operasional.
“Kerugian yang kami alami bukan hanya materi, tetapi juga menyangkut kepercayaan dan keadilan dalam kerjasama,” tegasnya.
Yana menekankan, bahwa kasus ini menyangkut akuntabilitas dan tanggung jawab moral dalam program yang berdampak luas bagi masyarakat.
Baca Juga : Guru Besar Fapet UGM Soroti Klaim 19 Ribu Ekor Sapi per Hari untuk MBG
Ia mendesak pihak terkait memberikan klarifikasi terbuka dan menegaskan komitmennya untuk menempuh jalur hukum hingga tuntas. Meski demikian, ia tetap menghormati asas praduga tak bersalah terhadap pihak terlapor.
Terpisah, Kasi Humas Polres Kulon Progo, Iptu Sarjoko, membenarkan adanya laporan tersebut. “Laporan sudah kami terima dan saat ini kami dalami di tahap penyelidikan,” terangnya.
Sementara itu, MH ketika dihubungi wartawan via pesan Whatsapp mengaku belum memahami persoalan dengan mitranya. “Saya belum paham masalahnya apa. Dengan Pak Yana masih komunikasi,” katanya. (cdr)
