HarianBernas.com – Berkunjung ke Yogyakarta sudah membuat hati nyaman karena kotanya yang ramah dan berbudaya. Hal ini juga ditambah dengan salah satu spot yang juga wajib Anda kunjungi ketika di Yogyakarta. Jika di kota Anda sudah disuguhi beragam hal yang khas Yogyakarta, coba untuk melangkahkan kaki beralih ke pinggir Yogyakarta.
Yogyakarta memang istimewa karena punya banyak kekayaan alam di berbagai sudut daerahnya salah satunya mengejar senja. Senja di Yogyakarta bisa dinikmati dari berbagai tempat sambil berkumpul dengan keluarga.
Bayangkan Anda sedang duduk di alam bebas menikmati semilir angin dan melihat langit berubah dari jingga yang menyongsong kegelapan. Bagi pecinta fotografi, sunset juga merupakan momen yang selalu ditunggu-tunggu.
Embung di atas bukit ini terletak di Padukuhan Nglanggeran Wetan, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta. Lokasinya, berjarak sekitar 24,8 kilometer dari pusat kota Yogyakarta.
Anda akan menempuh perjalanan selama kurang lebih 40 menit melalui Jalan Wonosari. Ikuti terus petunjuk jalan ke arah Wonosari kemudian ikuti petunjuk Gunung Api Purba Nglanggeran.
Karena terletak di ketinggian, wisatawan bisa menikmati senja di tepi embung tanpa terhalang pepohonan atau perbukitan. Sinar mentari sore yang keemasan akan menerpa permukaan embung. Matahari yang turun perlahan akan membias di air sehingga menciptakan refleksi yang indah.
Awalnya, embung Nglanggeran adalah satu bukit yang dulu dikenal dengan nama Gunung Gandu. Masyarakat setempat kesulitan memperoleh air sehingga mereka berinisiatif membuat penampungan air berkapasitas besar. Akhirnya dibuatlah embung di atas bukit.
Kontruski telaga itu di beberapa sisi kelilingnya dipasang pula instalasi air. Hal ini memiliki tujuan agar airnya bisa dialirkan menuju lingkungan perkebunan pun persawahan warga. Embung Nglanggeran ini tak hanya difungsikan sebagai tadah huja tetapi juga tempatu untuk mengumpulkan air yang letaknya berada di Gunung Nglanggeran.
Nah, bagi yang mau berkunjung ke embung Nglanggeran memang disarankan datang pada sore hari. Anda bisa menikmati senja di tepi embung tanpa terhalang pepohonan.
